Posts tagged ‘Menjadi guru ideal’

April 5, 2009

Menjadi Guru Ideal

Menjadi Guru Ideal

Guru adalh mahluk paling di perhatikan belakangan ini, bukan saja dari profesionalismenya tapi mencakup seluruh aktivitas kesehariannya. Guru di anggap manusia yang harus bertindak sempurna , Guru seakan di tuntut untuk bertindak seakan seperti mahluk yang harus bersih dari segala bentuk tindak “amoral”.

Apa sih Guru itu ?

Dalam beberapa situs penulis mencoba mencari sebenarnya apa sih pengertian dari Guru tersebut.

Guru adalah Guru (dari bahasa Sansekerta guru yang juga berarti guru, tetapi artinya harafiahnya adalah “berat”) adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.(Wikipedia.org)

Guru dalam arti Umum adalah:
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.

Guru dalam arti Khusus :
Dalam agama Hindu, guru merupakan simbol bagi suatu tempat suci yang berisi ilmu (vidya) dan juga pembagi ilmu. Seorang guru adalah pemandu spiritual/kejiwaan murid-muridnya.

Dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran. Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva.

Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Buddha, namun posisinya lebih penting lagi, karena salah satu inti ajaran agama Sikh adalah kepercayaan terhadap ajaran Sepuluh Guru Sikh. Hanya ada sepuluh Guru dalam agama Sikh, dan Guru pertama, Guru Nanak Dev, adalah pendiri agama ini.

Guru dalam agama Islam adalah :Sampai tulisan ini di “fosting” penulis belum berhasil menemukan pengertian guru yang tepat menurut konteks Islami.

Dari berbagai pengertian di atas sudah Jelas Guru merupakan seorang yang mempunyai kompetensi untuk memandu anak didiknya dalam mengarahkan , melatih dalam mengajarkan suatu ilmu. dengan pengertian tersebut guru mempunyai beban yang cukup berat, bukan saja bebansecaraprofesionalitas, tetapi beban secara pribadi terhadap kompetensi anak didiknya baik dari ilmu yang di ajarkan maupun perkembangan ahlak anak didiknya tersebut. karena perkembangan ahlak anak juga berkaitan erat dengan kompetensi dari profesionalitas guru itu sendiri.

Dari persoalan tadi muncul istilah-istilah Guru Ideal, guru yang kerap di bicarakan di berbagai Workshop maupun seminar-seminar tentang peningkatan kompetensi Guru.lalu pertanyaanya apa sebenarnya yang di mnaksud dengan istilah Guru Ideal tersebut?

Dari beberap a penelusuran penulis menemukan beberapa pengertian dari istilah Guru Ideal tersebut, sebagai berikut:

Guru ideal adalah dambaan peserta didik. Guru ideal adalah sosok guru yang mampu untuk menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan. Ilmunya seperti mata air yang tak pernah habis. Semakin diambil semakin jernih airnya. Mengalir bening dan menghilangkan rasa dahaga bagi siapa saja yang meminumnya.
Guru ideal adalah guru yang mengusai ilmunya dengan baik. Mampu menjelaskan dengan baik apa yang diajarkannya. Disukai oleh peserta didiknya karena cara mengajarnya yang enak didengar dan mudah dipahami. Ilmunya mengalir deras dan terus bersemi di hati para anak didiknya. Tapi, dia pun harus bisa menerima kritikan dari peserta didiknya. Dari kritik itulah dia dapat belajar dari para peserta didiknya. Guru ideal justru harus belajar dari peserta didiknya . Dari mereka guru dapat mengetahui kekurangan cara mengajarnya, dan melakukan umpan balik (feedback).(http://wijayalabs.wordpress.com/2008/11/25/guru-ideal-sebuah-kado-di-hari-guru/#more-410)

Membaca pengertian – pengertian tersebut sosok guru ideal seakan mahluk yang sempurna , yang tentunya diidam-idankan bukan cuma oleh para pengelola Yayasan ( Yang bisanya sangat konservativ dalam mennentukan kriteria guru yang akan menjadi tenaga pengajar di Yayasannya), tapi tentunya oleh seluruh orang , baik itu orang tua siswa , juga Bangsa ini tentunya.

Lalu pertanyaanya apakah ada sosok guru ideal tersebut?

Ditengah Gencarnya sertifikasi guru , sebutan guru ideal seakan jadi istilah yang sangat populer di mulut praktisi pendidikan. tapi di tengah itu semua sosok guru ideal seakn sangat jarang di temukan ,sangat sulit. karena pengertian ideal sekarang sekan tenggelam oleh istilah fesionalisme yang membabi buta.

Maksudnya?

terkadang istilah profesionalisme cuma di ukur oleh strata dari standar kualifikasi pendidikan yang di tetapkan , seberapa besar loyalitas terhadap pendidikan, dan kompetensi serta indikator yang di hasilkan. tapi lebih dari itu aspek lainnya kadang telupakan. bahwa seorang guru bukan saja di tuntut profesional tapi juga mesti bermoral . bermoral dalam arti luas , bukan dalm konteks agama semata.

bersambung….