Mengeluh Gaji Kecil Tapi Tetap Jadi Guru?

Sepengalaman saya berkecimpung dalam lingkungan sekolah mulai dari level SD sampai menengah, selalu saja ada Guru yang mengeluh dengan rendahnya gaji yang ia terima setiap bulannya dari sekolah. Dan saya pun pernah mengalami masa-masa seperti itu, merasa apa yang didapat tiap bulan itu terlalu kecil untuk biaya hidup sehari-hari. Tapi perlahan-lahan saya mulai menghindari pembahasan soal gaji yang kecil ini, sebab menurut saya melulu membicarakan kecilnya gaji guru tidak merubah apa-apa terhadap kesejahteraan guru. Malah semakin membuat melemahkan etos kerja. Ngajar jadi malas, bawaanya ingin marah-marah mulu, dan sangat tidak produktif karena kepala ini penuh dengan sesuatu yang pesimis.

Saya mulai berusaha berpikir mencari peluang-peluang yang bisa membantu menambah income tiap bulannya. Dengan mencoba memahami kemampuan yang dimiliki sekecil apapun, kemampuan tersebut saya coba untuk bisa dijadikan modal membuka peluang mendatangkan income tambahan tersebut. Dan alhamdulillah, sedikit demi sedikit income tambahan itu bisa diperoleh tiap bulannya.

Jadi, ternyata dengan berusaha untuk tidak mengeluh malah pikiran ini menjadi lebih terbuka untuk selalu berpikir mencari peluang usaha. Dan ternyata, dengan tidak mengeluh merupakan bagian dari mensyukuri rejeki kita. Dan ternyata pula, dengan mensyukuri rejeki berapapun yang diperoleh membuka peluang datangnya rejeki-rejeki lainnya. Jadi, mulai dari sekarang buat teman-teman guru yang masih suka mengeluh STOP mengeluhnya, dan segera sadar untuk ACTION membuka peluang-peluang usaha lainnya sebelum umur keburu tua.

Jangan mengeluh gaji Guru itu kecil tapi masih tetap menjadi Guru. Kecuali setelah mengeluh kemudian berhenti menjadi Guru dan memulai pekerjaan baru dengan penghasilan yang lebih baik. Sebab, menjadi guru itu pilihan dan pengabdian, bukan untuk menjadi kaya. Kalau mau kaya, jadilah penguasaha bukan guru. Atau, menjadi Guru yang pengusaha tapi ini tidak akan bisa dilakukan kalau kita hanya melulu mengeluh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: