Pentingnya Sering Mendiskusikan Keadaan Sekolah

Bagi saya sering mendiskusikan keadaan sekolah bersama temen-temen sejawat itu sangat penting, dan besar pengaruhnya terhadap perkembangan sekolah. Mendiskusikan keadaan sekolah tidak melulu di ruang rapat yang formal, atau menunggu moment krusial. Diskusi bisa dilakukan saat jeda istirahat, sambil makan siang bareng, atau setelah jam pulang. Bahasa sederhananya ngobrolin sekolahan. Dari seringnya ngobrolin keadaan sekolahan tersebut selalu ada saja lis permasalahan di sekolah, dan dari ngobrol-ngobrol itu pula tiap permasalahan di sekolah terasa ringan untuk menyelesaikannya. Tidak ada permasalahan berat di sekolah selama intensitas diskusi / ngborol-ngobrol tentang permasalahan sekolah terus dilakukan.

Ada beberapa hal positif dari seringnya mendiskusikan keadaan sekolah;

Yang pertama, akan membangun suasana kekeluargaan di sekolah semakin terbangun. Saya yakin, keharmonisan keluarga itu ditandai dengan tidak adanya hambatan komunikasi, dan seringnya berkomunikasi antar civitas di sekolah juga merupakan bagian dari mengharmoniskan keluarga civitas sekolah. Ketika kekeluargaan sudah terbangun, semua civitas sekolah harmonis, maka visi sekolah akan mudah diwujudkan.

Yang kedua, seringnya diskusi keadaan sekolah akan memunculkan rasa memiliki lembaga. Rasa memilik bukan berarti memiliki gedung dan aset sekolah, tapi lebih kepada kepedulian terhadap lembaga. Ini hal yang positif tentunya, ketika rasa memiliki sudah kuat di setiap guru, dan civitas sekolah lainnya maka tidak akan ada lagi saling lempar tanggung jawab, saling mementingkan kepentingan tugas masing-masing, saling tidak peduli lantaran itu bukan tugasnya, dan lain sebagainya.

Yang ketiga, seringnya diskusi dengan temen-temen guru dan civitas di sekolah juga dapat menghilangkan gap antar guru dengan kepala sekolah, antara guru dengan urusan sekolah, antar guru mapel kompetensi A, B, C dan seterusnya jika di SMK. Adanya gap bisa menghambat komunikasi, dan itu preseden yang tidak baik terhadap keharmonisan lembaga.

Lalu, apakah tiap hari yang dibicarakan melulu tentang keadaan sekolah?

Tidak juga, ngobrol apa saja bebas dilakukan di sekolah sejauh tidak melenceng dari marwah pembicaraan pendidik. Tapi kwanitasnya yang perlu diperhatikan, kwantitas membicarakan keadaan sekolah harus lebih sering dibanding dengan membicarakan hal-hal lain yang tidak terlalu penting untuk perkembangan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: