Menjadi Guru yang Pembelajar

Menjadi guru bukan cuma harus mau mengajar, tapi juga harus mau terus belajar. Bukan lantaran sudah menjadi guru lantas menghentikan kemauan untuk belajar. Banyak materi yang sudah dipelajari pada waktu sekolah atau kuliah dulu, saat ini sudah tidak lagi relevan atau minimal perlu diperbarui. Karenanya guru harus terus belajar untuk memperbarui kemampuan / kompetensinya pada materi pelajaran yang diajarnya. Baik belajar secara formal dengan kuliah di tingkat yang lebih tinggi, kursus, atau berkumpul dengan sesama guru satu rumpun (bisa MGMP bisa KKG). Atau belajar sendiri melalui media baca dan online. Sayang untuk yang terakhir ini paling malas dilakukan, jarang sekali guru, contohnya saya, mau belajar sendiri untuk meningkatkan kompetensi materi mengajar tertentu. Untuk mensiasati kemalasan tersebut, pilihan satu-satunya adalah belajar secara formal dengan mengambil kelas baik kuliah, kursus, atau kegiatan belajar dengan sesama guru yang sudah disebutkan tadi.

Tapi sayangnya, pilihan belajar secara formal memerlukan biaya yang lumayan, mengambil kelas perkuliahan di tingkat yang lebih tinggi tentu tidak sedikit biayanya. Dan pilihan yang paling rasional adalah dengan kegiatan MGMP atau KKG, tapi sayangnya kegiatan ini tidak reguler, hanya waktu-waktu tertentu saja. Dan kalaupun dilaksanakan secara reguler pasti sepi peminat. Selalu ada saja alasan, entah cape, banyak kegiatan di sekolah, butuh liburan dan lain sebagainya. Yang intinya memang sudah lemahnya semangat untuk belajar kembali.

Memberi motivasi untuk rajin belajar kepada siswa itu mudah, tapi memotivasi diri untuk belajar kembali itu sangat tidak mudah. Menjadi guru pembelajar itu tidak mudah, tapi harus dilakukan. Terus memotivasi diri untuk mau belajar kembali, memperbarui dan meningkatkan kemampuan pada materi pelajaran yang diampu mestinya adalah kewajiban. Paradigma masyarakat teknologi, perkembangan teknologi informasi yang kian pesat, menjadi alasan kita sebagai guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.

2 Komentar to “Menjadi Guru yang Pembelajar”

  1. saya banyak belajar dari blog yang bagus ini … mantap jiwaa

  2. wah sy harus sungkem inimah sama yg komen diatas, lebih hebat pak Dedi tentunya, tapi terimakasih atas kunjungannya pa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: