2017 Tahunnya Ust. Abdul Somad

Menutup posting di tahun 2017 ini, saya ingin menulis sedikit tentang “fenomena ustadz abdul somad”. Ya ustadz berpenampilan paling sederhana diantara ustadz ngetop jaman now ini memang tiap hari beritanya singgah dikuping dan mata publik, baik melalui media televisi, terlebih media online dan sosial media. Terus terang saya tahu ustadz asal Riau ini baru beberapa bulan kemarin, itu berawal dari rasa penasaran saya manakala seringnya mendengar rekan-rekan di tempat kerja membicarakan ceramah-ceramah ustadz abdul somad. Akhirnya saya stalking-stalking di Instagram dan menemukan akun beliau, saya pun mulai membuka potongan video ceramah sang ustadz, dan ternyata memang kena dihati saya. Ada lucu-lucunya, tapi bahasan yang disampaikan dalam ceramah mudah dipahami. Mungkin apa yang saya alami tersebut, juga yang dirasakan masyarakat Indonesia saat ini sehingga sang ustadz kini menjadi fenomenal ditahun 2017 ini.

Sebenarnya yang fenomenal ditahun 2017 ini bukan cuma sepak terjang ustadz abdul somad, ada juga penyanyi dangdut koplo Via Valen yang mendadak terkenal seantero lantaran hit lagu berjudul “sayang”nya. Masih ada juga yang tak kalah fenomenalnya, drama penyelesaian kasus korupsi e-ktp pak Setya Novanto yang bikin publik geleng-geleng kepala dan ketawa. Tapi dua fenomenal tadi saya anggap masih kalah fenomenal dengan apa yang diberitakan mengenai ustadz somad yang sampai saat saya menulis saat ini beritanya masih hit di TV perihal soal dideportasinya beliau oleh pemerintah Hongkong, belum lagi dugaan kasus persekusi yang masuk ranah hukum, semua itu semakin membuat sang ustadz tidak henti-hentinya masuk dalam headline pemberitaan media.

fenomena ustadz abdul somad, profil ustadz abdul somad, berita abdul somad, ceramah ustadz abdul somad, ustadz abdul somad

Ada fakta menarik mengenai ustadz abdul somad, setidaknya yang saya temukan pembahasan profilnya di internet di website pribadinya bang Jonru waktu saya stalking mencari profil sang ustadz, sayang web bang jonru sekarang menghilang sejalan denga ditetapkannya beliau sebagai tersangka. Dan apa yang ditulis bang Jonru menurut saya benar semua sesuai apa yang sering saya lihat dari sang ustadz walau cuma melalui media TV, sosial media dan youtube. Mungkin pendapat orang berbeda, tapi saya yakin profil ustadz memang begitulah adanya, yaitu;

Ustadz abdul somad bukan ulama kharismatik, untuk membandingkan kharismatik tidak kharismatik saya ambil profil Aa Gym, silahkan dibandingkan sendiri.

Ustadz abdul somad, penampilannya sangat sederhana. Saya juga sempat tersenyum manakala melihat live ceramahnya di Instagram di salah satu Mesjid di Jakarta, rambutnya yang agak gondrong ditutup peci biasa plus baju koko sangat sederhana dan celana panjang hitam. Pemandangan ini jarang saya temui manakala menghadiri tablig akbar yang diisi oleh ustadz ngetop lainnya yang umumnya mengenakan gamis lengkap dengan sorban khas kiyai.

Bukan cuma cara berpakaian yang sederhana, tapi cara berdak’wahnya juga sederhana. Membahas topik keseharian yang kadang bikin ketawa juga, contohnya soal ceramah beliau yang membahas hukum menonton film korea, lucu kan, tapi itu fakta dan bagi saya terutama orangtua yang melihat kecenderungan kaum remaja yang mengidolakan banget artis dan film korea ini menjadi ilmu untuk menasihati anak-anak saya.

Ustadz abdul somad suka becanda, ini juga kelebihan beliau, ceramahnya tidak tegang tapi lucu bisa bikin jamaah ketawa, dan ceramah yang bisa bikin jamaah ketawa merupakan model ceramah yang paling disukai di tanah ir ini. Tapi, ada ada tapinya menurut saya, ustadz abdul somad itu tidak mengarang cerita lucu atau mengulang cerita dan analogi lucu seperti yang sering saya lihat dari ustaz panggung lainnya. Lucunya ustadz abdul somad memang riil sesuai topik yang dibahas, ya contohnya topik film korea tadi. Biar lucu, tapi berisi. Ayat dan hadist yang disampaiakan dalam ceramah pas, sesuai topik. Jadi disamping lucu juga ada materi hadis atau ayat yang bisa dibawa pulang jamaah saat menghadiri tabligh beliau.

Soal keilmua ustad abdul somad, saya tidak perlu berkomentar panjang lebar. Melihat jejak dimana ia menyelesaikan S1 dan S2 serta bidang keilmuan yang beliau tekuni waktu kuliah, sudah membuat saya harus yakin, bahwa keilmuan beliau tidak perlu diragukan lagi. Makanya saya kok heran pada satu tayangan televisi ada yang menyebut pemikirian beliau pemikiran anak SD.

Populer memanfaatkan media sosial dan internet. Akun Instagram beliu followernya lebih dari satu juta, memang masih kalah jauh dari ustadz felix, tapi follower sebanyak itu menggambarkan popularitas pemilik akun. Dan hal ini tidak dipungkiri juga membantu sang ustadz untuk lebih dekat dan dikenal masyarakat luas, terutama masyarakat generasi milenial. Belum lagi followers di sosial media lainnya, sepert facebook, juga subscribe di chanel youtubenya semakin membuat sang ustadz populer. Tapi saya yakin, dengan tanpa sosial media dan internetpun ustadz abdul somad tetap akan dikenal publik tanah air, cuma prosesnya saja yang tidak akan secepat manakala menggunakan sosial media tadi.

Masih banyak hal yang menarik soal ustadz abdul somad, tadinya saya mau menulis kenapa sampai beliau diduga dipersekusi, di deportasi. Tapi kapasitas saya yang cuma guru sekolah, dan tidak mengerti ranah hukum, dan hanya melihat kasus tersebut dipermukaan, saya takuk salah tulis.

Bilkhusus buat ustadz abdul somad, selamat menjalankan ibadah umroh….. (berita ini saya peroleh tadi pagi di salah satu stasiun TV). Mudah-mudahan lain kali saya bisa bertemu dengan beliau, ustadz penomenal….

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: