Banyak Orang Tua Yang Khawatir Kalau Anaknya Belajar Komputer Terlalu Dini.

Belakangan banyak orang tua yang khawatir ketika anaknya belajar komputer terlalu dini. Kekhawatiran tersebut lantaran banyaknya penyimpangan penggunaan teknologoi yang digunakan untuk tujuan tidak baik. Terlalu mudahnya mengakses informasi-informasi yang sebenarnya belum pantas, atau malah tidak pantas sama sekali diakses oleh anak-anak. Belum lagi kejahatan-kejahatan yang timbula yang bermula dari penggunaan perangkat teknologi seperti situs sosial media, chatbox dan lain sebagainya. Jadi wajar, jika banyak para orang tua yang khawatir jika hal-hal tidak baik tersebut menimpa anak-anaknya. Korelasinya dengan belajar komputer terlalu dini adalah, terlalu cepatnya anak mampu menggunakan piranti-piranti dasar yang membuat anak berani mencoba mengakses informasi dan perangkat teknologi berbasis internet.

Sudah menjadi perbincangan umum, bahwa teknologi itu ibarat pisau bermata dua. Artinya, jika digunakan untuk hal positif maka teknologi tersebut banyak sekali manfaatnya. Tapi jika salah menggunakannya, atau digunakan untuk tujuan tidak baik maka besar pula bahayanya.

Kareanya wajar, jika banyak orang tua yang khawatir kalau anak-anak mereka belajar komputer terlalu dini sementara anak-anak belum mampu memfilter, menganalisa, dan mencerna sisi baik dan buruk, maka yang ditakutkan adalah yang terjadi adalah hal-hal negatif teknologi yang akan anak-anak dapatkan.

Fakta yang terjadi saat ini

Saya pernah menulis di wall facebook saya seperti ini;

Anak-anak sekarang kecil2 sudah jago main Gadget. Padahal tidak diajarin, cuma tiap hari pegang bendanya jadinya otak atik sendiri dan Bisa. Berjam2 mainin Games, chatingan, siaran langsung via sosmed, selfi tiap moment, tiap jam malah.

Tidak salah, emang jamannya begitu. Tapi kalau dibiarkan waktu anak2 yg masih kecil itu terbuang sia2 hanya untuk main gadget. Sementara pas waktu masuk sekolah, atau pas ada PR, atau pas disuruh ngaji, disuruh belajar sama emaknya anak2 kecil sekarang sudah lesu bin malas. Mungkin anak2 kecil itu sudah lelah, energinya habis utk mainin gadgetnya.

Teknologi makin canggih, semua hal menarik ada dibenda yg namanya smartphone. Waktu seperti berhenti kalau sudah asyik otak atik gadget, senyum2 sendiri, petekilan sendiri smbil nge-record tingkah aneh2, kadang ngedumel sendiri nyumpahin yg nulis status di beranda sosmednya.

Hadeeh bu, pak…. kalo kayak gini dibiarin terus2an bisa darurat 1 utk perkembangan pendidikan anak2 kita kedepannya.

Dilarang aja? Emang bisa? Tidak mudah melarang anak main gadget, terlebih kita sudah membelikannya. Mengambilnya, dan mempreteli anak dari perangkat canggih tersebut, pasti anak bilang “sadis amat” dan trus bilang “hello kayak hidup dijaman batu aja”

Tau juga kaga mereka jaman batu, tapi emang kita gak perlu sesadis itu.

Cukup dengan mengarahkannya ke hal yg semstinya. Main gadget boleh, tapi belajar, ngaji, ngobrol ma orangtua, becandaan dan main bola atau futsal jgn dilupain. Jangan semuanya dunia maya, padahal mereka hidup diunia nyata.

Jadi, lebih baik menyadarkan anak2 kita untuk bisa membagi waktu, terutama utk waktu belajarnya.

Pendapat penulis

Saya menulis di wall tersebut fakta, sering bahkan hampir tiap hari melihat anak-anak seperti itu. Terutama anak-anak usia remaja yang oleh orangtuanya diberi kebebasan menggunakan smartphone.

Karena teknologi itu ibarat pisau bermata dua, yang satu bisa digunakan untuk hal negatif, dan yang satu untuk hal positif, maka kenapa kita tidak mengarahkan anak-anak untuk menggunakan bilah pisau yang satunya lagi tersebut, yaitu yang digunakan untuk hal-hal positif.

Ada banyak manfaat ketika anak-anak belajar komputer di usia dini, diantaranya dapat meningkatkan kreativitas anak, dapat menstimulasi kreativitas dan imajinasi, dan lain sebagainya.

Lihat tulisan ini; usia yang tepat untuk pertama kali mengajarkan komputer kepada anak-anak

Tulisan tersebut tentu pendapat personal, tapi dapat memberi gambaran dan pandangan umum untuk mengambil keputusan para orang tua apakah akan mengajarkan komputer sejak dini kepada anak-anaknya, atau menundanya menunggu waktu yang tepat.

Keputusan ada para orang tua!

___________

Jika bapak ibu ingin mengajarkan komputer kepada anak-anaknya, bapak ibu bisa menggunakan modul tik/komputer ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: