Kriteria Guru TIK/Komputer Di Sekolah Dasar Unggulan

kriteria guru tik

Kalau ada yang bertanya tentang kriteria guru mata pelajaran TIK/Komputer di sekolah dasar, terutama sekolah dasar unggulan, mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu. Menjadi guru mata pelajaran TIK atau muatan lokal pelajaran komputer di sekolah dasar sebenarnya siapapun bisa, maksudnya guru dengan latar belakang pendidikan non TIK / komputer pun bisa mengajar mata pelajaran tersebut. Karena materi yang diajarkan tidak berorientasi skil, melainkan kepada tahap memperkenalkan perangkat dan aplikasi tertentu. Adapun pada tahap evaluasi siswa harus mampu membuat atau mengerjakan sesuatu sesuai materi ajar, itu adalah konsekuensi logis dari proses KBM. Sekalipun demikian, untuk mencapai target standar kompetensi / kompetensi dasar yang sudah ditetapkan, guru TIK di sekolah dasar -minimal – harus memiliki kompetensi sesuai SK / KD yang sudah ditetapkan tersebut. Untuk itu bagi Sekolah Dasar yang menjadikan pelajaran komputer sebagai pelajaran unggulan, hendaknya mengetahui komptensi guru yang akan mengajar mata pelajaran tersebut.

Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh guru yang hendak mengajar mata pelajaran TIK di Sekolah Dasar yang menjadikan TIK/Komputer sebagai mata pelajaran unggulan, yaitu:

#1. Akan lebih baik jika latar pendidikan si Guru adalah TIK / informatika
Latar pendidikan guru memang tak harus TIK, tetapi akan lebih baik jika mereka berlatar TIK. Guru yang berlatar TIK akan lebih baik karena mereka terbiasa dengan perangkat TIK, itu akan memudahkan mereka dalam mengajar. Soal penguasaan software tertentu belum tentu alumni TIK akan lebih baik dari guru non TIK, tetapi selalu ada nilai lebih dari lulusan TIK ketika mereka mengajar mata pelajaran TIK. Ketika ada trouble pada perangkat baik sistem maupun hardware, guru berlatar TIK akan cepat mengatasinya, tidak mesti harus menunggu teknisi terlebih dahulu. Kelebihan lainnya, jika guru yang berlatar TIK / informatika tersebut bidang keahliannya di software enginering maka sekolah secara langsung punya programmer yang siap membuatkan berbagai aplikasi yang di butuhkan. Dan kalau guru tersebut bidang keahliannya di teknik informatika, maka sekolah secara langsung sudah punya maintenance / teknisi, ahli jaringan, dan arsitektur komputer lainnya yang bisa dimanfaatkan ketika sekolah hendak membangun networking, intranet dan lain sebagainya.

#2. Mengerti administrasi dan metode mengajar
Guru berlatar Informatika, terlebih mereka yang fresh graduate biasanya kesulitan untuk urusan administrasi mengajar, begitupun dengan metode mengajar. Karena di kampus mereka tidak pernah belajar mata kuliah tersebut. Guru yang berlatar ilmu pendidikan tentu akan lebih baik untuk kriteria ini. Disinilah peran bagian SDM sekolah untuk membantu guru yang dibutuhkan kemampuannya dibidang TIK tetapi tidak menguasai administrasi dan metode mengajar.  Tetapi kalau guru tersebut berasal dari alumni teknologi pendidikan atau sarjana TIK biasanya sudah mengerti dengan administrasi dan metode mengajar.

#3. Kreatif dan Inovatif dalam mengembangkan pembelajaran
Karena perkembangan teknologi sangat cepat maka guru TIK harus kreatif, juga inovatif, seperti bagaimana mengenalkan siswa dengan berbagai teknologi informasi terbaru, mencoba memanfaatkannya bersama-sama, dan mengajak siswa untuk menciptakan produk menggunakan teknologi yang diajarkan. Guru TIK yang kreatif selalu akan memberikan pengalaman baru bagi siswa siswinya, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi. Kaitannya dengan pengembangan pembelajaran, guru TIK yang kreatif akan selalu memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang KBM nya, seperti membuat media pembelajaran interaktif, quiz online, aplikasi pembelajaran, mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran dan lain sebagainya.

#4. Menguasai materi ajar TIK SD
Agar bisa mengajarkan materi yang akan dipelajari siswa, tentu gurunya harus  menguasai materi ajarnya terlebih dahulu. Materi ajar TIK di Sekolah Dasar perlu dikembangkan sesuai budaya lokal sekolah, sesuai dengan target sekolah, dan sesuai dengan faslitas dan teknologi yang di miliki sekolah. Semakin bagus budaya sekolah, semakin tinggi target sekolah dan semakin bagus fasilitas teknologi yang dimiliki sekolah maka materinya pun harus lebih baik dibanding dengan materi TIK di sekolah lain. Dan semakin baik materi maka semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi guru TIK tersebut.

#5. Mampu bekerjasama dengan guru lain
Guru TIK di sekolah dasar harus mampu bekerjasama dengan guru lainnya, terutama dalam hal pengembangan belajar siswa. Guru yang mengajar mata pelajaran TIK di SD harus sering bertanya tentang materi ajar pelajaran lainnya, ini agar TIK bisa menjadi media penunjang pelajaran lainnya.

#6. Senang dengan “dunia” anak
Karena yang diajar adalah anak-anak, maka guru TIK di Sekolah Dasar mau tidak mau harus menyukai anak-anak, terutama dunia anak-anak. Anak-anak itu suka bermain, maka sebisa mungkin guru TIK harus mampu menciptakan model pembelajaran TIK yang tidak menghilangkan dunia bermain anak-anak tersebut. Tidak cepat marah ketika siswa melakukan kesalahan, tidak cepat emosi dan menjatuhkan hukuman yang membuat anak takut untuk belajar.

>>Download: mini eBook cara mengajar TIK SD yang epektif, efisien dan menyenangkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: