Mengajak Siswa Untuk Belajar Silaturahim dan Promosi

smk_nida_el_adabi_kelas_10_tugas_praktik_membuatkan_web_sekolahMengajak Siswa Untuk Belajar Silaturahim dan Promosi|Minggu ini rencananya saya akan membagikan tugas kepada kelas XMM untuk bersilaturahim ke almamaternya, yakni smp atau mts. Silaturahim ini bertujuan untuk mengingatkan siswa agar mereka tidak lupa dengan sekolah tempat mereka belajar dulu sebelum ke jenjang sekolah saat ini. Sedangkan tujuan yang kedua, tak lain mengajak siswa untuk belajar menawarkan produk, alias belajar promosi. Produk yang akan mereka tawarkan tak lain adalah skil mereka dalam kompetensi keahlian yang sudah dipelajari selama dua semester. Skil yang mereka tawarkan adalah jasa pembuatan web sekolah. Jadi, mereka bersilaturahim ke almamaternya sekaligus menawarkan jasa untuk membuatkan website sekolah almamaternya. Apakah jasa yang mereka tawarkan gratis atau berbayar?

Karena siswa yang saya tugaskan datang dalam rangka silaturahim, dimana dalam silaturahim selalu ada nilai amaliah, salah satunya membangun kembali hubungan antara sekolah dan alumni. Dan siswa saya juga datang dalam rangka menunaikan tugas produktif, maka masalah bisnis dan salary dikesampingkan terlebih dahulu. Walaupun begitu, bukan berarti gratis seratus persen. Sebab untuk membuat website, setidaknya harus ada modal yang dikeluarkan, minimal untuk membeli domain dan hosting.

Saya menegaskan kepada siswa saya, bahwa ketika mereka datang, yang dibangun pertamakali adalah komunikasi yang baik dan menjelaskan maksud kedatangan mereka. Selain silaturahim juga dalam rangka menunaikan tugas praktik mata pelajaran. Ketika sekolah menyambut maksud kedatangan mereka, selanjutnya siswa saya berkewajiban menjelaskan secara logis mengenai biaya. Biaya yang akan mereka jelaskan meliputi biaya untuk sewa hosting, dan pembelian domain. Mengenai jasa instalasi, pun dengan masalah teknis lainnya itu gratis.

Apakah semua siswa saya sudah bisa membuat web?
Jawabannya, tidak. Bahkan ada yang masih meraba-raba waktu saya tes ulang. Apakah tidak berisiko, dan memberatkan siswa ketika mereka menawarkan untuk membuatkan web sekolah padahal mereka juga sebenarnya masih remang-remang.

Belajar dari pengalaman saya, bahwa “action” itu lebih penting daripada teori. Ketika saya pertamakali memberanikan diri untuk menawakan jasa pembuatan web, saya juga seperti mereka, masih meraba-raba. Dan ketika mendapatkan proyek, justru disiut pemicunya untuk bersungguh-sungguh mengerjakannya.  Mau bertanya, mencoba, mencari tahu dan bekerjasama dengan yang lebih mengerti. Begitupun dengan tugas yang saya berikann ini, ketika salah satu siswa ada kendala maka yang lain berkewajiban membantu.

Toh dalam dunia kerja nanti, mereka akan bekerja secara tim. Jadi tugas ini juga mengajarkan kepada mereka bahwa tugas yang akan mereka kerjakan tidak bisa dikerjakan sendiri, pasti membutuhkan orang lain.

Dalam tugas kali ini, juga siswa belajar banyak hal secara riil. Misalnya, membuat proposal penawaran, membuat jadwal pengerjaan, proses pembelian hosting dan domain sekolah, observasi sederhana, dan hal-hal teknis lainnya yang selama ini hanya mereka pelajari vial localhost.

Saya berharap, dari tugas yang saya berikan kali ini, siswa mempunyai pengalaman berharga bagaimana melakukan sebuah pekerjaan nyata untuk mendapatkan konsumen walaupun konsumen yang mereka targetkan kali ini adalah almamaternya. Sehingga ketika mereka lulus nanti, pengalaman ini akan mereka ingat dan siapa tahu akan membangun spirit mereka untuk menciptakan peluang sendiri dengan skill yang mereka punya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: