Sekolah Tanpa Kertas

sekolah tanpa kertasMenarik sekali, membaca berita dari kompas.com pada rubrik edukasi. Tentang wacana sekolah tanpa kertas yang dikemukakan mantan Presiden RI ke-3, BJ. Habibie. Yang dimaksud Sekolah tanpa kertas, tak lain sekolah yang yang terintegrasi dengan TI. Salah satunya, siswa tidak lagi menggunakan buku yang terbuat dari kertas seperti yang saat ini, melainkan menggunakan “gadget” seperti ipad, laptop, dan perangkat pintar lainnya. Sangat menarik wacana sekolah tanpa kertas ini. Sebagai guru TIK tentu saya menyambut baik pemikiran seperti itu, terlebih yang mengemukakan pikiran adalah orang secerdas BJ. Habibie, salah satu orang “jenius” yang dimiliki Indonesia yang sudah terbukti dengan maha karyanya dibidang teknologi.

Alangkah hebatnya, kalau semua anak tidak lag mnenteng tas berisikan buku tulis, tetapi cukup berisi satu perangkat pintar seperti ipad atau laptop. Ketika proses pembelajaran pun, bukan lagi seting kelas yang biasa, tapi semuanya terintegrasi dengan perangkat-perangkat TI. Seperti papan tulis elektronik yang terkoneksi dengan internet dan aplikasi pendidikan yang dirancang khusus, dan perangkat multimedia lainnya sebagai penunjang belajar dan simulasi. Wah, luar biasa tentunya.

Kelas semacam ini hanya bisa kita temui di kelas virtual, dan yang menikmatinya hanya segelintir orang saja yang sudah melek IT, itupun kebanyakan orang dewasa yang melakukannya, bukan anak-anak.

Memang dibutuhkan biaya yang pastinya sangat besar untuk membangun sebuah sekolah tanpa kertas tersebut, baik untuk pembelian hardware, software dan aplikasi penunjang lainnya yang pastinya akan melibatkan banyak orang, baik pengembang IT, maupun SDM  yang mumpuni dibidang IT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: