Merancang Strategi PSB 2014/2015

strategi psbMerancang Strategi PSB 2014/2015|Tadi siang dari jam 12 sampai 13.30 WIB kami dari masing-masing unit sekolah di yayasan tempat saya mengajar berkumpul untuk “ngobrol” bersama dalam rangka persiapan penerimaan siswa baru (PSB) untuk tahun ajaran 2014/2015 ini. Ini kali pertama kami berkumpul dalam menghadapi PSB, biasanya kami mengatur strategi untuk memperoleh siswa baru secara otonom per unit. Ada catatan menarik menurut saya; saya menganggapnya sebagai sebuah prospek jangka panjang yang lebih baik untuk sebuah marketing lembaga pendidikan swasta seperti kami.

Sebagai lembaga swasta tentu kami dihadapkan pada persaingan. Persaingan antar lembaga disekitar, baik persaingan dalam manajerial dan SDM maupun persaingan dalam inovasi serta persaingan dalam memperoleh siswa baru. Tidak dipungkiri, sekolah swasta saat ini merupakan lembaga pendidikan semi non profit yang menuju kerah strategi industri yang semakin terbuka. Kami harus berinovasi untuk melahirkan program-program unggulan yang “unik”, membangun tim yang solid dengan terus meningkatkan kualitas SDM secara terus menerus, melakukan riset pasar dan marketing. Jika tidak, kami akan disamakan dengan sekolah bisasa saja dan itu bukan trend yang bagus untuk konsumen kami.

Tentang strategi Penerimaan Siswa Baru
Saya pernah menulis dalam blog saya yang lain, mengenai strategi mendapatkan siswa baru. Ini sebuah refleksi saja dari apa yang sering kami lakukan disetiap penerimaan siswa baru setiap tahunnya. Dari strategi yang sudah kami lakukan akhirnya selalu ada kelemahan yang kami temukan, terutama ketika strategi yang kami jalankan ternyata tidak memenuhi target yang diinginkan. Dan itu menjadi pelajaran berharga untuk strategi PSB berikutnya.

Pengunjung bisa membaca Catatan Berharga Tentang Strategi Mendapatkan Siswa Baru yang sudah saya tulis tersebut.

Seperti halnya tahun kemarin, kami gagal mencapai target. Dan setelah menganalisa ada beberapa hal yang disinyalir sebagai indikasi kegagalan:

Kompetitor baru
Setiap tahun, selalu ada saja sekolah baru berdiri. Dan secara langsung akan berdampak pada persaingan dalam mendapatkan siswa baru. Sekolah baru tersebut juga akan mempersempit area promosi dan pasar. Karena pada umumnya orang tua siswa akan lebih senang menyekolahkan anaknya di sekolah berkualitas baik yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ini menyangkut rasa aman bagi orang tua. Ini yang terjadi tahun kemarin, ada banyak sekolah baru diwilayah tertentu yang sebelumnya merupakan wilayah kantung calon siswa.

Program yang ditawarkan
Sekolah baru biasanya datang dengan konsep dan program yang lebih presh, karena sebelum mendirikan sekolah tentunya mereka riset pasar terlebih dahulu tentang program-program yang ditawarkan sekolah-sekolah yang ada dilingkungan sekitar.

Kondisi jalan
Ini juga ternyata menjadi pertimbangan para orang tua. Kondisi jalan yang buruk (lantaran banyaknya lalu lalang tronton) menghilangkan rasa nyaman dan aman para orang tua, terlebih tingkat kecelakaan lalau lintas yang tinggi semakin menipiskan rasa aman orang tua. Ini juga mengurungkan niat para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah kami kemarin. Ini berdasarkan riset yang dilakukan kepada para orang tua calon siswa tahun kemarin.

Dan beberapa hal lainya yang ternyata ini menjadi PR buat lembaga kami terkait dengan proses perekrutan siswa baru. Begitulah, kami sebagai guru di sekolah swasta memang dituntut selalu kreatif baik dalam kafasitasnya sebagai guru maupun sebagai tenaga lainnya dalam kelembagaan, termasuk dalam me-market sekolah kami.

Catatan menarik dari “ngobrol-ngobrol” tadi siang, kami bicara teknis secara menyeluruh. Mulai dari strukturiasi panitia PSB gabungan, panjab per unit, analisis kebutuhan, strategi , target, skejul, dan hal-hal teknis lainnya. Semua kami analisa secara bersama.

Adapun tahun ini kami kedatangan Pak Jul, yang selanjutnya menjadi ketua umum dalam PSB tahun ini. Jejaknya dalam mendirikian sebuah sekolah dengan jumlah siswa yang fantastis menjadikan beliau layak disebut sebagai konultan dan marketing sekolah yang patut mendapat kredit tersendiri. Memberi motivasi dan spirit baru buat kami, terutama buat saya yang sudah beberapa tahun ini menjadi bagian dari tim marketing sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: