Bagaimana Sih Menciptakan Pembelajaran TIK yang Interaktif dan Menarik?

Gambar milik stockfresh.com

Gambar milik stockfresh.com

Beberapa hari yang lalu saya mendapat sebuah email, yang intinya tentang Bagaimana Sih Menciptakan Pembelajaran TIK  yang Interaktif dan Menarik? Dari mas Rohman, begitulah nama si pengirim email tersebut. Pertanyaan ini menarik, karena saya sendiri mengajar mata pelajaran TIK di SD. Bagaimana menciptakan pembelajaran tik yang interaktif? Mungkin itu pertanyaan initinya, sebab kalau sudah interaktif biasanya pasti menarik. Untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, tentu kita mesti banyak belajar dari para senior yang memang menerapkan model pembelajaran interaktif. Juga kita bisa mendapatkan sumber informasinya dari buku, atau dari internet. Ada banyak sekali model pembelajaran interaktif, kalau kita mau membaca dan menerapkannya di dalam kelas. Tetapi saya hanya ingin berbagi saja, bagaimana saya mengajar TIK untuk anak-anak SD.

Untuk mengajar TIK di Sekolah Dasar, saya pernah menulisnya di blog ini dengan judul posting mengajar tik di sekolah dasar. Tulisan tersebut juga lantaran ada salah seorang pembaca blog ini yang bertanya lewat e-mail.

Saya mengajar TIK seperti ini:

  • Membuat buku panduan, Modul TIK SD.
  • Di dalam Lab. Komputer. Lab nya sederhana, cuma ada 12 unit komputer
  • Kadang menggunakan infokus
  • Kadang menonton video bersama, biasanya video dari youtube
  • Membiarkan anak belajar sendiri mengikuti Modul. Biasanya saya menyarankan anak untuk mengerjakan latihan berapa, halaman berapa?
  • Nanti anak mengerjakan, dan ketika ada kendala, misal anak kesulitan mengikuti tool yang ada pada modul, saya akan menerangkan dan memberi contoh.
  • Anak yang sudah bisa duluan, saya sarankan untuk membantu temannya yang belum bisa, saya sering mengatakan “wajib membantu bagi yang sudah bisa”.
  • Bagi anak yang sudah menyelesaikan latihan, biasanya saya kasih reward untuk bermain Games komputer.
  • Membiarkan kelas (di dalam lab) apa adanya seperti halnya anak-anak di ruang lain, tidak dibuat ketakutan dengan aturan tidak boleh ini tidak boleh itu. Anak malah boleh memakan cemilan atau minum.
  • Membiarkan anak ngobrol, ketawa, dan bercanda, tentu dalam batas wajar. Tetapi anak tetap fokus mengerjakan latihan….

Begitulah cara saya mengajar TIK untuk anak-anak SD di sekolah tempat saya mengajar. Biasa saja, dan mengalir tanpa membebankan aturan pada anak. Yang lebih penting bagi saya, bagaimana anak bisa, bukan bagimana anak taat dan patuh mengikuti aturan yang malah membuat mereka tidak nyaman belajar komputer. Mungkin cara mengajar sini biasa, atau tidak interaktif? Begitulah……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: