Troubleshooting Komputer (Lanjutan Materi Perakitan Komputer SMK)

Gambar pinjem dari islamabad.olx.com.pk

Mengidentifikasi Kerusakan Pada Komputer (Lanjutan Materi Perakitan Komputer SMK)|Pada posting kemarin saya berjanji akan memposting tulisan tentang troubleshooting komputer, ini melengkapi materi praktik untuk mata diklat perakitan komputer SMK Nida El-Adabi kelas X MM. Troubleshooting dapat diartikan sebagai cara untuk mengatasi masalah. Kaitannya dengan troubleshooting komputer, berarti cara mengatasi masalah pada komputer. Masalah tersebut bisa dari hardwarenya, bisa dari softwarenya, bisa dari kesalahan yang dilakukan oleh sipenggunanya (brainware).  Troubleshooting komputer merupakan pengetahuan yang wajib dimiliki oleh teknisi komputer dan orang-orang yang belajar tentang komputer. Dalam banyak tulisan, baik di buku maupun online pada dasarnya bahwa teknik troubleshooting komputer itu terbagi dua yaitu:

A. Troubleshooting teknik forward
Troubleshooting teknik forward adalah teknik pengecekan yang dimulai sejak komputer dirakit. Teknik ini biasanya dilakukan oleh orang-orang dealer komputer biasanya para teknisi komputer. Jadi sebelum komputer dijual atau diterima konsumen terlebih dahulu dilakukan pengecekan, misalnya apakah semua hardware sudah terpasang dengan benar, sesuai kafasitas dan spesifikasinya apa tidak? Teknik pengidentifikasian masalah pun masih dalam tahap sederhana sebelum komputer dialiri listrik.

Contoh kasus:

  • Mayrul bekerja sebagai teknisi komputer di Toko Komputer A, dan hari itu dirinya mendapat pekerjaan untuk merakit sebuah komputer pesanan tuan Juned. Setelah selesai merakit komputer, Mayrul kemudian memeriksa seluruh hardware komputer yang barusan dia rakit. Dia mengecek kabel powersuply yang terhubung ke soket power di motherboard, memeriksa memory, hardisk, vga, land card apakah sudah terpasang atau belum? Setelah dirasa semuanya sudah terpasang dengan benar, kemudian Mayrul mulai memasang kabel power untuk menyalakan komputer menggunakan listrik (proses mengalirkan listrik) dan komputer pun menyala.

Nah apa yang dilakukan Mayrul tadi merupakan troubleshooting komputer teknik forward. Jadi teknik ini secara sederhananya adalah melakukan pengecekan semua komponen komputer yang terpasang setelah dilakukan perakitan, dan sebelum dialiri arus listrik.  Dan Troubleshooting teknik forward ini dikerjakan sebelum dilakukannya proses instalasi operatyng system dan system aplikasi. Ingat ya?
B. Troubleshooting teknik backward
Yang kedua troubleshooting teknik backward. Troubleshooting teknik ini dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang timbul setelah komputer digunakan dalam waktu tertentu. Semakin tua usia komputer dan semakin sering komputer digunakan maka dengan sendirinya kinerja komputerpun akan semakin menurun dan menyebabkan banyak masalah. Misalnya, setelah beberapa bulan tiba-tiba komputer berjalan sangat lambat, sering “ngehang”, restart sendiri, tidak bisa booting, dan lain sebagainya.

Ada 3 analisa yang dapat dilakukan dalam mendeteksi permasalahan:

  1. Analisa pengukuran
  2. Analisa bunyi atau suara
  3. Analisa tampilan

Analisa pengukuran dilakukan untuk mengecek tegangan listrik. Dengan menggunakan alat seperti multitester kita bisa mengetahui seberapa besar aliran listrik yang mengalir pada komponen. Misalnya komponen powersuply, motherboard, dan seterusnya. Sering terjadi kerusakan pada komponen komputer disebabkan oleh tidak stabilnya aliran listrik. Komponen yang sering trouble dan mesti diganti lantaran ketidakstabilan arus listrik, biasanya powersuply.

Analisa bunyi atau suara, dilakukan dengan mendeteksi bunyi-bunyian yang dikeluarkan oleh BIOS melalu komponen speaker. Misalnya bunyi:

  • Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
  • Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
  • Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
  • Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
  • Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).

Bunyi-bunyi tersebut tidak mutlak, tergantung jenis BIOS yang digunakan.

Analisa tampilan dilakukan melalui pesan error yang ditampilkan melalui monitor. Tahapan ini lebih mudah karena permasalahan bisa langsung kita ketahui dari pesan error tersebut. (Tapi pesannya pake bahasa inggris loh, kalau tidak ngerti ya sama aja….).

Demikian materi teori tentang troubleshooting komputer yang merupakan lanjutan dari materi perakitan komputer terdahulu, silahkan anak-anaku siswa SMK Nida El-Adabi untuk mempelajarinya sendiri. Apabila ada yang perlu ditanyakan, silahkan inbox aja. Materi berikutnya tentang solusi mengatasi trouble….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: