Belajar Ber Qurban

Hari ini siswa siswi SD Islam Nida El-Adabi sedang belajar menunaikan ibadah Qurban, kegiatan rutin yang terus kami selenggarakan disetiap tahunnya. Setiap siswa diajak untuk mengetahui tentang ibadah qurban, kemudian menyaksikan proses pemotongan hewan qurban, membagikannya kepada tetangga sekolah, dan sisanya dibuat sate untuk dimakan rame-rame. Seru, disamping ada nilai edukasi, nilai-nilai religi, juga kebersamaan antar sesama siswa. Mereka antusias dan ikut langsung dalam proses pembuatan sate, mulai dari memotong-motong daging, menyiapkan tempat memanggang, sampai “ngipasin” bara panggangan. Tak peduli bau kambing yang menyengat, bau asap yang lumayan menutup hidung, dan sisa-sisa bumbu kecap yang menempel di kulit mereka, semuanya terlihat bahagia. Itulah proses pendidikan yang sebenarnya terlihat biasa, tapi akan dikenang dan mudah-mudahan teringat untuk dilakukan mereka setelah dewasa nanti.

IMG0352A

Kenapa harus berkurban?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada amal yang lebih utama pada hari-hari (tasyriq) ini selain berkurban.” Para sahabat berkata, “Tidak juga jihad?” Beliau menjawab: “Tidak juga jihad. Kecuali seseorang yang keluar dari rumahnya dengan mengorbankan diri dan hartanya (di jalan Allah), lalu dia tidak kembali lagi”  (HR Bukhari).

Sedemikian agungnya syariat qurban, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami” (HR Ibnu Majah & Al-Hakim, dihasankan oleh Syaikh Albani).

IMG0351A

IMG0350A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: