Belajar Mengajar Dari Internet

Hari ini Era Kurikulum 2013, dimana ada beberapa mata pelajaran terpangkas oleh aturan main yang harus diemban para pelaksana pendidikan (baca: guru) di lapangan. Dan ada baiknya dari kurikulum tersebut lantaran semua mata pelajaran selalu disisipkan nilai-nilai kebaikan (karakter) dan agamis. Guru memiliki buku sendiri, pun dengan siswa memiliki buku tersendiri dalam setiap mata pelajaran. Guru hari ini (yang sudah melaksanakan kurikulum 2013) katanya lebih fokus dalam mengemas model pembelajaran, karena sebagian perangkat administrasi mengajar yang pada era KTSP sering dikeluhkan sebagai pekerjaan lain yang membebankan guru diluar tugas mengajar, sekarang disiapkan pemerintah. Guru hari ini dipersilahkan mengemas model pembelajarannya semenarik dan seefisien mungkin, agar KBM jadi lebih menarik dan berhasil (goal).

Belajar Model Pembelajaran Dari Internet

Terus terang saya bukan sarjana pendidikan, makanya saya tidak banyak tahu soal model pembelajaran, kecuali hasil browsing di internet dan beberapa dari buku yang pernah saya baca. Saya pernah membaca mengenai beberapa model pembelajaran diantaranya: CL, CTL, Problam Solving, Problam Based Learning, Jigsaw, STAD dan setidaknya lebih dari 60 model pembelajaran yang pernah saya tahu dari beberapa blog rekan guru lainnya.

Diantara model-model pembelajaran tadi, sebagai guru saya tentu wajib mencobanya, sekalipun tentu -hanya-dengan pemahaman saya berdasar pada apa yang pernah saya baca. Dan ini mungkin tantangan terbesar saya, tantangan bagaimana saya bisa menginterpretasikan apa yang saya baca kedalam praktik sebenarnya.

Contoh, saya ingin tahu tentang model pembelajaran Jigsaw saya mesti membaca blog The Jigsaw.Org, dan blog-blog rekan guru lainnya. Juga saya sering melihatnya di youtube.

Dan banyak lagi blog atau video tentang model pembelajaran yang bisa saya dapatkan dengan gratis tersebut. Mungkin inilah manfaat lebih dari teknologi internet, kita bisa belajar dari orang lain bahkan dari para praktisinya langsung tanpa harus membayarnya.

Membuat media pembelajaran interaktif

Adanya perangkat digital di sekolahan menuntut guru untuk mampu memanfaatkanya dalam setiap kegiatan pembelajaran, karenanya guru harus mampu -minimal-mengoperasikan perangkat tersebut, dan lebih jauh menggunakannya untuk keperluan mengajar. Karenanya saya mulai mengenal apa yang disebut media pembelajaran interaktif baik menggunakan slide powerpoint, falsh atau berbasis web.

Dan lagi-lagi saya harus belajar sendiri dengan referensi artikel atau tutorial dari teman-teman guru lainnya yang di share melalui blog dan youtube. Saya sering mengintip, website microsoft, blog formulasi, dan blog rekan guru kreatif lainnya.

Belajar Komunikasi

Karena mengajar butuh kemampuan komunikasi yang baik agar siswa tidak jenuh apalagi bosan, maka guru juga harus mampu mengendalikan komunikasi dengan siswa. Karenanya saya mencari informasi yang menurut saya ada kaitannya dengan komunikasi, atau komunikasi yang bisa saya terapkan saat mengajar, seperti teknik apersepsi, belajar membuat cerita menarik, lelucon mendidik, dan sebagainya.

Saya pernah membaca tulisan tentang membangun komunikasi yang jernih dengan siswa yang ditulis Rialita Fithra Asmara di komunikasi.um.ac.id/, tulisan tersebut sangat menarik buat saya. Saya jug sangat suka membaca blognya pak Munif Chatib, sang manusia pembelajar. Saya juga sering mengunjungi blognya pak Joko Sampurno yang kerap memberikan tips dan trik mengajarnya, ini menjadi suplemen menarik buat saya.

Akhirnya saya harus mengatakan, bahwa internet itu banyak sekali manfaatnya bagi seorang guru. Terutuama guru seperti saya yang tidak pernah belajar secara akademis mengenai model dan metode pembelajaran.

Ini per

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: