Tentang Website Profile Perusahaan

Tentang Website Profile Perusahaan| Ada beberapa pertanyaan mengenai fungsi website profile perusahaan, misalnya fitur apa saja yang harus ditampilkan dalam website tersebut, tentang nama website, pemilihan domain, penggunaan hosting berbayar atau gratis, template dan lainya, termasuk keuntungan apa saja yang bisa diperoleh? Ini menjadi hal menarik buat saya ketika yang menanyakan hal tersebut adalah calon klien saya. Tentu saya harus menjelaskanya agar mereka mendapat informasi yang benar dan paham. Dan daripada saya melulu menjelaskanya, lebih baik saya posting di blog saya ini, dan jika ada lagi calon klien yang bertanya saya tinggal berikan urlnya. Jadi efesien dan bisa dibaca berulang-ulang.

Fitur apa saja yang harus ditampilkan?
Fitur akan menjelaskan semuanya tentang profil sebuah perusahaan. Ini ibarat petunjuk umum mengenai apa saja yang ada dalam perusahaan tersebut, mulai dari tempat produksi, sdm, contact persons, cara order, jenis produk dan proses lainya, sampai ke range harga dari masing-masing jenis produk (tapi biasanya harga tidak ditampilkan karena sifatnya fluktuatif).

Fitur website profil perusahaan sebaiknya menggambarkan keseluruhan perusahaan. Tapi kembali ke perusahaan, kalau hanya fitur tertentu yang akan ditampilkan ya fitur tertentu saja. Dalam kasus ini biasanya saya memberikan opsi dan pandangan umum tentang website profil perusahaan. Apakah fiturnya diserahkan ke perusahaan, atau mengikuti fitur yang sudah biasa saya buat saja. Tentu saya akan mendengarkan semua keinginan klien saya, karena saya harus membuat sesuai kebutuhan perusahaan tersebut. Tetapi saya tetap akan memberikan pandangan tentang apa saja fitur yang sesuai dengan perusahaan yang akan saya buatkan websitenya tersebut.

Secara umum fitur yang ditampilkan dalam website profil perususahaan:

  1. Nama dan alamat perusahaan (nama perusahaan, alamat kantor, alamat pabrik dan unit lainya yang dianggap penting untuk ditampilkan)
  2. Riwayat perusahaan (tanggal berdiri, kerjasama, portofolio)
  3. Bidang usaha (bergerak dibidang usaha apa, rincian secara jelas tentang bidang usaha perusahaan)
  4. Visi dan misi (menjelaskan visi dan misi perusahaan)
  5. Jumlah karyawan dan pengembangan kompetensinya (bisanya ditampilkan dalam bentuk chart, pengembangan kompetensi apa saja yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengembangkan kualitas kompetensi karyawanya)
  6. Daftar anak perusahaan atau kantor cabang dan seterusnya
  7. Komposisi pemegang saham dan kronologis pencatatan saham
  8. Akuntan perseroan (akuntan yang mengaudit perusahaan, tampilkan portofolio audit)
  9. Struktur organisasi
  10. Lokasi dan unit usaha (daftar lokasi dan unit usaha di bebeberapa wilayah)
  11. Contoh produk (menampilkan contoh produk atau jika bergerak dalam bidang jasa sertakan produk jasa)
  12. Sertifikat dan penghargaan (misalkan sertifikat ISO dan lainya)
  13. CSR (Corporate Social Responsibility, berisi kegiatan sosial perusahaan)

Seperti itulah fitur-fitur yang biasa ditampilkan dalam sebuah website profil perusahaan, untuk yang lebih lengkap biasanya disertakan diagram flow perkembangan perusahaan. Tapi secara umum page dari website profil perusahaan adalah:

  1. About Us (tentang perusahaan)
  2. Logo perusahaan
  3. Kontak
  4. Visi dan Misi
  5. Sejarah
  6. Produk
  7. Proyek yang sedang dikerjakan
  8. Rekanan
  9. Penghargaan

Bagaimana dengan hosting, dan masalah template dan hal teknis lainya? Saya akan menulisnya pada kesempatan lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: