Administrasi Guru, pentingkah?

Selain mengajar tugas guru lainya adalah membuat administrasi mengajar, seperti lesson plan, media dan seterusnya. Guru kerap melalikan tugas ini, karean banyak alasan, seperti sibuk di kelas, banyak kegiatan dan seterusnya. Seperti halnya saya, saya bukan guru profesional yang selalu tertib administrasi, saya kerap melupakan hal tersebut. Alih-alih tertib administrasi, mengajar pun kadang langsung masuk lab saja. Memang saya sudah menyiapkan materi, tugas dan hal lainya, tapi kalau ditanya mana RPP pasti saya mengatakan “tidak ada”. Mengajar tanpa RPP memang bukan typical guru profesional, dan itu sangat tidak baik. Tapi seberapa pentingkah RPP?

Rekan guru yang juga rekan blogger saya yang kerap memberi materi mengatakan, guru mengajar tanpa RPP sama saja kiamat. Artinya, bagaimana guru mau mengajar dengan benar jika rpp saja tidak buat, asumsinya adalah guru tidak mempersiapkan bahan mengajarnya dengan baik. Dan itu memang bisa dibuktikan. Jika mengajar dengan RPP pasti pola mengajarnya akan runtut, dan tertib. Memang ada juga yang mengajar tanpa RPP tapi tetap runtut dan tertib, tapi rpp bisa menjadi plan yang merujuk guru kedalam tahap demi tahap proses pembelajaran dengan durasi waktu yang sudah ditentukan. Lalu, kenapa masih banyk guru yang malas membuat rpp? Jawabanya satu, malas. Berarti saya guru yang malas …….(heheh)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: