Seberapa Penting Website Untuk Sekolah?

Untuk sekolah yang masih “galau” ketika  hendak membuat website sekolah, dan masih mikir-mikir tentang seberapa penting website untuk sekolah? Sedikit pandangan saya ini mungkin dapat memberi pencerahan. Sebelum memutuskan sesuatu memang sebaiknya kita menganalisanya terlebih dahulu. Begitupun ketika hendak membuat website sekolah, memikirkan seberapa besar manfaatnya adalah ide awal dari analisa tersebut. Karena manfaat akan mengalahkan besar biaya yang harus di keluarkan untuk membangun website sekolah tersebut. Untuk apa kita mengeluarkan biaya yang cukup tinggi, jika tak sebanding dengan manfaatnya. Lalu?

Sebelumnya kita ketahui terlebih dahulu apa fungsi website sekolah tersebut, lalu kita bandingkan dengan media yang mungkin fungsinya masih lebih baik di banding website atau mungkin masih relevan untuk keadaan saat ini. Lalu, bandingkan pula biaya yang harus di keluarkan antara kedua media tersebut mana yang lebih efisien dan tepat sasaran. Lupakan dulu tren teknologi saat ini, sebab yang kita butuhkan adalah yang sesuai, relevan, efisien dan bisa digunakan dengan baik.

Fungsi website

Fungsi website tergantung dari tujuan awal membangun website tersebut, apakah untuk promosi, media informasi, komunikasi, untuk pendidikan atau untuk marketing? Dan pada umumnya fungsi website terdiri dari 5 hal pokok tadi, medi informasi, komunikasi, promosi, dan marketing dan learning.

Fungsi website sekolah tentu dibangun dengan tujuan awalnya untuk media informasi dan pendidikan. Tapi pada perkembanganya website sekolah juga merupakan sarana promosi dan marketing. Tapi diantara tujuan awal tersebut manakah yang paling dominan, untuk media informasi kah? atau untuk learning? atau promosi dan marketing? Biasanya website sekolah yang beredar saat ini hanyalah untuk media informasi saja. Sebab kebanyakan untuk learning, sekolah membuat infrastruktur tersendiri tidak include dengan website sekolah walaupun tetap berbasis web. Jadi, kita ambil kesimpulan awal bahwa pada umumnya fungsi website sekolah untuk pengembangan media informasi.

Untuk pengembangan media informasi

Ini kesimpulan awal saja, anggap saja ini pemicu sebelum analisa yang lebih detail. Kalau membangun website sekolah dengan tujuan awalnya adalah untuk media informasi, sebaiknya kita juga tahu siapa saja yang membutuhkan informasi tersebut, apakah siswa, orang tua siswa, departemen terkait atau sekolah lain dalam satu wilayah? Kalau yang membutuhkan informasi tersebut adalah orang tua siswa, berapa persen yang menggunakan internet? Kalau siswa, seberapa persen siswa yang sudah mampu menggunakan internet dan apakah di rumahnya sudah mempunyai koneksi internet? Kalu untuk departemen terkait dan sekolah lainya, seberapa persen mereka membutuhkan informasi dari sekolah dan informasi apa saja yang mereka butuhkan? Begitu seterusnya.

Untuk pengembangan media informasi, internet saat ini memang sudah menjadi bagian dari media tersebut. Dan kedepan bisa dipastikan bahwa internet akan menjadi rajanya media informasi, karena semua aplikasi untuk komunikasi include disana. Tapi yang kita perlu kita pikirkan adalah efisiensi. Kalau toh ternyata semua pertanyaan-pertanyaan tadi jawabanya tidak siginifikan, misalnya ternyata orang tua siswa hanya beberapa orang saja yang sudah bisa dan mulai terbiasa mengakses internet, kemudian departemen terkait dan sekolah di sekitar juga hanya membutuhkan informasi tertentu yang sebenrarnya bisa di gantikan dengan sms atau aplikasi lainya yang lebih dulu ada. Nah loh, kalau sudah seperti ini saya sarankan tunda dulu rencana pembuatan website sekolah, sebab manfaatnya sedikit. Kalau tetap memaksa, saya khawatir nantinya malah akan menjadi beban sekolah saja, misal untuk web sekolah tentu membutuhkan pengeluaran yang rutin selain biaya pembuatan yaitu hosting dan domain.

Saya membuat website sekolah untuk tujuan publikasi umum dan itu prospek jangka panjang. Kalau jawabanya seperti ini, lupakan analisa tadi, karena tujuanya untuk publikasi dan prospek jangka panjang. Cuma ketika website sudah ada, pekerjaan berikutnya adalah manajerial web itu sendiri. Sebagai media publikasi, mesti ada kalender update, edited, kontributor, dan seterusnya. Jika tidak, mungkin nasibnya akan seperti website sekolah kebanyakan, tak jelas.

2 Komentar to “Seberapa Penting Website Untuk Sekolah?”

  1. Nice Post,
    Teruskan dalam memberi artikel yang bermanfaat,
    Maju Terus,
    Pantang Mundur.

    http://www.law.uii.ac.id

  2. kira2 kalow sekolah SD, apatah sudah perlu punya website?

    @pertanyaannya gak mutu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: