Senangnya melihat teman saya menerima tunjangan dari Google

Bagi guru honorer, mendapat tunjangan sangat membahagiakan, setidaknya ada energi baru untuk berinteraksi lebih semangat dengan siswa di kelas. Tidak dipungkiri, isi kantong sering mempengaruhi semangat seseorang, walau tidak semuanya begitu tapi begitu kebanyakannya. Walau uang bukan segalanya, tapi segalanya memerlukan uang, begitulah anekdot yang sering saya dengar dari orang-orang, semua kalangan. Saat ini memang banyak program pemerintah yang cukup memberi angin segar bagi kehidupan seorang guru di Indonesia, terutama guru-guru honorer. Ada tunjangan fungsional, tunjangan dana kesehatan, tunjangan hari raya, dan yang populer adalah tunjangan sertifikasi guru. Tapi…

Tapi, untuk mendapat tunjangan-tunjangan tersebut tidak semudah kita mendapat gaji (yang walaupun kecil) bisa rutin kita dapatkan tiap bulan. Untuk mendapatkan tunjangan fungsional saja harus memenuhi persyaratan tertentu, minimal masa kerja sekian tahun, sudah mempunyai NUPTK, dan tentu harus dekat dengan kepala sekolah agar di daftarkan untuk kuota berikutnya. Dan tidak semua guru honorer bisa dengan mudah memenuhi persyaratan tersebut. Terlebih untuk tunjangan sertifikasi guru, persyaratannya lebih “detail” lagi jika tidak dibilang sulit, saya mempunyai pengalaman untuk hal ini ketika berusaha mengantarkan seorang rekan untuk mendapatkan hak nya tentang tunjangan sertifikasi tersebut, proses nya bertele-tele dan sampai sekarang belum cair juga.

Itulah, yang saya anggap sebagai prolog saja sebelum saya memberi kabar menyenangkan tentang seorang teman yang akhirnya mendapatkan (juga) tunjangan yang cukup menyegarkan kantongnya, tapi tidak dari dinas pendidikan atau pemerintah tingkat daerah, melainkan dari Google. Ya setelah beberapa lama “berjuang” dengan aktivitas menulis di blognya, sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, akhirnya pertengahan bulan ini rekan saya tersebut mendapatkan juga PIN earningnya, dan hari ini bisa langsung di cairkan di Wester Union yang ada di kantor pos. Alhamdulillah senang rasanya melihat raut bahagia teman saya tersebut, betapa tidak nominal yang ia peroleh jauh lebih tinggi jika dibandingakn dengan nominal tunjangan sertifikasi untuk ukuran guru honorer swasta, so…………$284 sebulan itu sudah cukup memberi angin segar, energi dan spirit untuk mengajar hari ini.

Begitulah, sebuah hikmah, betapa guru itu pekerjaan yang amat mulia, dan nominal pendapatan bukan diukur dari nominal yang tertera pada slip gaji yang (mungkin) dianggap tidak seberapa untuk guru honorer. Tapi kreatifitas lain, dengan skill yang terasah selama mengajar, dan inovasi yang selalu beruasaha diserap dari semua informasi positif akan memberikan nominal-nominal yang jika dihitung di akhir bulan bisa saja melebihi nominal yang didapat oleh rekan guru berseragam cokelat…..so, jangan mengeluh jadi guru honorer…..teruslah berkreatifitas, ingat saat ini dunia terbagi dua nyata dan maya, jika di dunia nyata modal kerap menjadi kendala, di dunia maya kendala tersebut nyaris tidak ada selama kita mau berkreatifitas.

So…….selamat buat rekan saya Pak Yudi Setiawan, teruslah …..menjadi guru GoBlog!

image dari: businessinsider.com

One Comment to “Senangnya melihat teman saya menerima tunjangan dari Google”

  1. Sipp, senang juga saya membacanya!
    sy juga sedang mendalami bisnis Online!
    doakan saya juga pak semoga cpt dapet tunjangan dari google!
    oh ya kalau ada tips2 bisnis online boleh dishare ke email saya anisamarmaruf@yahoo.com
    Trima kasih!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: