Seorang Guru Wajib Mengetahui 8 Kecerdasan Siswa

Seorang Guru Wajib Mengetahui 8 Kecerdasan Siswa| Pernahkah anda menemukan keluhan yang diucapkan oleh anda sendiri tentang “kenapa siswa si A tidak cerdas?” dan kadang kita ingin mengatakanya “bodoh.” Padahal dalam banyak seminar kita sering mendapatkan pencerahan dari pemateri bahwa semua siswa itu cerdas, kecerdasan siswa A, B dan seterusnya variatif, tidak bisa hanya diukur oleh pencapaian akademis yang disimbolkan oleh angka-angka yang kita pakai sebagai report perkembangan siswa kepada orang tua siswa tersebut. Lalu apa benar semua anak itu cerdas?

Menurut teori Howard Gardner bahwa semua siswa memiliki kecerdasannya masing-masing. Howard Gardner adalah seorang Guru Besar yang menggagas tentang teori Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk). Dr. Howard Garned, seorang psikologi dari Universitas Harvard, AS mengemukakan teorinya bahwa kecerdasan tidak terpatri di tingkat tertentu dan terbatas saat seseorang lahir.  ”Setiap orang mengembangkan kecerdasan dengan beragam cara yang dikenal dengan multiple intelligence”, katanya.  Seperti, Mozart adalah pemusik jenius, seorang komposer sekaligus symphonies yang menjadi salah satu contoh pemilik kecerdasan musikal.  Sedangkan einstein adalah salah satu ilmuwan dunia yang memiliki kecerdasan logika dan matematika.  Apakah einstein lebih cerdas dibanding mozart?

Gardner menemukan delapan kecerdasan, yaitu cerdas bahasa, logika/matematika, visual-spasial, musik, gerak, alam, sosial dan cerdas diri.  Setiap orang berpontensi memilikinya, namun perkembangannya berbeda-beda.
8 Kecerdasan menurut Howard Gardner:
  1. Kecerdasan Gambar (Spatial-Visual Intelligence). Kemampuan dalam memvisualisasikan fenomena dalam bentuk gambar. Kemampuan ini tercermin dari kegemaran menggambar, menyenangi warna, garis,  kemampuan, membangun balok, dan memberikan arah di mana suatu lokasi berada. Para arsitek, pelukis, ahli desain interior, dan pilot mempunyai kecerdasan yang tinggi dalam bidang ini.
  2. Kecerdasan Mudah Bergaul (Interpersonal Intelligence). Ciri orang ini yang memiliki kecerdasan ini adalah mudah bergaul dengan orang lain, senang mencari teman, senang terlibat dalam kerja kelompok yang melibatkan diskusi kelompok. Mereka yang cerdas dalam bidang ini biasanya mampu membaca perasaan orang lain melalui nada bicara seseorang, gerak tubuh, dan ekspresi wajah. Biasanya mereka juga mudah menyelesaikan konflik dengan orang lain.
  3. Kecerdasan Kinestetik atau Fisik (Bodily-Kinesthetic Intelligence). Ciri orang yang memiliki kecerdasan ini adalah cepat mempelajari dan menguasai kegiatan-kegiatan yang melibatkan fisik, baik motorik kasar maupun halus. Mereka yang cerdas dalam bidang ini biasanya mampu menggunakan seluruh anggota tubuhnya dalam pekerjaan, pemecahan masalah, keterampilan tangan, jari, atau lengan dalam memproduksi sesuatu, seperti yang dimiliki oleh para atlet, pemain film, atau drama, penari, penyulam dan sebagainya.
  4. Kecerdasan Bahasa (Verbal-Linguistik Intelligence). Kecerdasan ini dicirikan dengan kemampuan mengekspresikan pikiran secara verbal, mudah mengingat nama atau sesuatu, dan mampu menulis dengan baik. Mereka yang cerdas di bidang ini biasanya banyak mengujukan pertanyaan dan senang berdiskusi.
  5. Kecerdasan Mengenal diri sendiri (Intrapersonal Intelligence). Ciri orang yang memiliki kecerdasan ini adalah mudah mengenali perasaan diri. Mereka yang cerdas di bidang ini umumnya dapat menghayati puisi, drama, bermeditasi, menulis jurnal, dan bercerita.
  6. Kecerdasan Musik (Musical Intelligence). Orang yang cerdas di bidang ini sangat sensitif terhadap berbagai macam bunyi, dan cepat mempelajari berbagai jenis musik, lagu, dan alat-alat musik.
  7. Kecerdasan Mempelajari Alam (Naturalist Intelligence). Orang yang cerdas di bidang ini cepat mempelajari fenomena alam, biologi, mengamati dan membaca kehidupan tumbuhan, bianatang, serta gemar akan kegiatan pecinta alam.
  8. Kecerdasan Logika-Matematika (Mathematical-Logical Intelligence). Orang yang cerdas di bidang ini cepat mempelajari angka, mengelompokan, membuat hipotesis, dan berfikir logika lainnya. Ilmuwan, filsuf, ahli matematika, dan computer programmer, adalah orang-orang yang cerdas dalam bidang ini.

Setelah mengetahui 8 kecerdasan menurut Gardned, sebagai guru apa yang mesti kita lakukan? Lebih bijaksana dalam memandang kompetensi siswa. Kalau saya setelah 8 mengetahui kecerdasan tersebut akan coba membuat Game sederhana yang di buat di Microsoft Excel. Enggak nyambung ya? Maksud saya membuat game yang berisi pertanyaan yang mewakili ke 8 kecerdasan tersebut, dan siapa tahu bisa digunakan untuk mengetahui kecerdasan yang dimiliki tiap personal siswa saya.

Yang kedua, setelah membaca 8 kecerdasan tersebut, saya akan membuat slide presentasinya, siapa tahu bisa digunakan nantinya ketika diminta mengisi seminar (ngarep), atau paling tidak dapat saya share file ppt nya disini.

Reff image: http://3993cutephotos.pavithraguru.com/index.php?level=picture&id=3357

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: