Memanfaatkan Facebook, Google Drive dan Blog Untuk Memudahkan Pembelajaran

Memanfaatkan Facebook, Google Drive dan Blog Untuk Memudahkan Pembelajaran| Mengajar bagi saya tak ubahnya posting, tidak hanya harus jelas topiknya (materi), tapi juga harus menarik, harus ada interaksi yang baik sehingga topik yang dibahas ‘nyampe’ ke pembaca (siswa saya). Harus ada sumbernya dan bisa dipraktikan sekalipun topik tersebut sifatnya teoritis.

Menyampaikan pesan di depan siswa, tak ubanya menulis status di dinding facebook saya. Tidak perlu panjang lebar, tetapi bisa dicerna dan mudah dipahami oleh follower yang heterogen proses ‘menafsirkan’ status tersebut. Tentu, lagi-lagi harus menarik agar ada komentar sebagai umpan balik dari pesan yang disampaikan tersebut. Jika tidak menarik pasti komentarnya sedikit, bahkan tidak ada.

Menjelaskan materi tak ubahnya membuat tutorial, harus jelas, ada objeknya (media), ada “arrow” (alur) yang menunjukan langkah apa saja yang harus dilakukan, bisa langsung dipahami, dan tidak “njlimet” alias menyulitkan.
Untuk bisa melakukan hal-hal tadi saya tidak bisa melakukannya ‘hanya’ dengan selembar skenario pembelajaran, buku sumber, white board, dan boardmaker. Saya perlu media yang mudah digunakan, menarik (lagi in) bagi siswa juga saya, dan bisa membawa KBM ke target pembelajaran. Media-media tersebut diantaranya aplikasi populer seperti Facebook, Google Drive dan Blog.

Blog

Blog merupakan media yang sangat bermanfaat untuk media pendidikan saat ini, khususnya bagi saya. Lewat blog saya bisa menyajikan materi yang akan diajarkan, biasanya saya mulai posting materi yang akan disampaikan esok harinya selang sehari sebelum jadwal pelajaran atau paling lambat malam harinya. Dengan memposting materi seperti itu (beberapa waktu sebelum jadwal) diharapkan siswa telah membacanya terlebih dahulu, sehingga ketika masuk kelas mereka sudah siap dengan materi yangakan disampaikan.

Model posting materi biasanya hanya pengantar saja, karena lebih lengkapnya saya sajikan dalam bentuk tutorial singkat. Tutorial tersebut saya buat di Microsoft Word dan saya convert dalam format Pdf (untuk meminimalisir copy dan paste), setelah itu saya upload ke media penyimpanan ‘awan’ Google Drive, dan link sharenya saya tautkan dalam perintah download materi yang nantinya aka di klik siswa untuk mengunduh materi-materi yang akan disampaikan dalam pelajaran.

Salah satu contoh posting materi dapat dilihat pada posting Membuat halaman (page) Blog, materi tersebut merupakan materi TIK kelas VII SMPI Nida El-Adabi, sekolah dimana saya mengajar.

Google Drive

Dalam tulisan Ngajar pake Google Drive saya sedikit mengulas bagaimana aplikasi tersebut sangat membantu dalam proses KBM. Kemudahan-kemudahan tersebut diantaranya adanya fasilitas penyimpanan hingga 5 GB dan itu saya anggap sebagai hosting gratis untuk data-data online saya. Lewat fasilitas Form, kita juga bisa membuat quis secara online sekaligus membuat analisisnya dalam bentuk spreadhseet.

Dan saya lebih sering memanfaatkan fasilitas Uploadnya, untuk penyimpanan materi-materi yang saya ajarkan. Kemudah link sharenya bisa dimanfaatkan untuk berbagi pada siswa-siswa saya entah langsung ke akun facebook, twitter, Google + atau akun Gmail siswa, jadi siswa bisa mendapatkan materi sebelum pelaksanaan pembelajaran berlangsung (lebih bagus kalu dilaksanakan sehari sebelumnya) hal ini anggap saja sebagai kontrol di luar sekolah.

Salah satu contoh pemanfaatan upload materi pelajaran yang pernah saya buat adalah materi mempercantik tampilan blog, dengan materi membuat header blogspot dengan powerpoint 2007. Link share nya bisa dilihat disini.

Pada screenshoot upload materi di Google Drive diatas siswa dapat membaca materinya secara langsung sebelum atau pada saat pembelajaran berlangsung, siswa juga dapat mendowload, membagikannya, atau menempelkan embed nya pada blog mereka. Hal ini sangat positif dalam mengoptimalkan waktu KBM.

Facebook
Facebook memang fenomenal, disukai oleh banyak orang dengan semua segmen dan usia, bisa digunakan untuk apa saja, dari mulai sekedar iseng membuat status sampai ke kampanye politik dan brand ambasador produk. Kaitannya dengan dunia pendidikan saya pernah menulis secara singkat E-Learning Dengan Social Media.

Facebook bisa kita gunakan untuk chat box, biasanya saya jadikan tool untuk komunikasi mengenai materi yang akan atau barusan diajarkan. Komunikasi tersebut berlangsung tentu diluar jam pelajaran, biasanya pada malam hari atau ketika saya dan siswa lagi online. Saya juga sering menggunakan update status untuk menginformasikan materi yang akan diajarkan dengan menautkan link posting, atau menginformasikan hasil uji kompetensi siswa yang saya posting di blog.

Dengan aktif chat di facebook dan berkomunikasi dengan baik dengan siswa khususnya dalam materi-materi pembelajaran diharapkan akan berdampak positif pada perkembangan kompetensi siswa, sekaligus sebagai kontroling kegiatanonline siswa di Facebook.

Security

Sekedar menambahkan, untuk meminimalisir hak akses ketika kita posting materi pelajaran agar tidak semua orang bisa membuka posting tersebut, maka kita manfaatkan fasilitas sekuriti (keamanan) yang bisa kita gunakan di WordPress.

Untuk membuat tulisan dilindungi kata sandi, kita bisa gunakan cara sebagai berikut:

  • Masuk ke Dashboard akun blog WordPress
  • Klik Posting, dan pilih Tambahkan Tulisan baru
  • Tulis materi
  • Pada Terbitkan (terletak dibagian bawah dashboard sunting tulisan)
  • Pada kenampakan, kita bisa pilih “dilindungi kat sandi”
  • Masukan kata sandi yang nantinya akan digunakan sebagai hak akses untuk siswa
  • Setelah selesai pilih Terbitkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: