Kerja Maya Untuk Guru

Artikel singkat ini saya dedikasikan untuk rekan-rekan guru terutama sesama rekan guru honorer. Artikel ini saya harap menjadi pencerahan yang dapat menginspirasi spirit dan motivasi rekan-rekan semuanya dalam menjemput rejeki dengan memanfaatkan kreatifitas dan teknologi. Ini cara mudah dan terbukti menghasilkan yang sangat mungkin bisa dikerjakan oleh rekan-rekan guru.

Artikel ini merupakan resensi dari persentasi saya mengenai kerja maya untuk guru, sekalipun singkat mudah-mudahan bermanfaat dan dapat memberi inspirasi, spirit, motivasi dan sejuta kreatifitas yang dapat membangkitkan gairah hidup yang lebih baik.

Globalisasi Versi 3.0

Dunia saat ini mau tidak mau sudah dibelah menjadi dua bagian, antara dunia nyata dan dunia maya. Cara mencari informasi, termasuk didalamnya bekerja, berdagang dan menghasilkan uang tidak melulu dilakukan di dunia nyata. Saat ini siapapun punya kesempatan menjadi kaya atau bahkan menjadi jutawan dengan tanpa harus bekerja pada orang lain dengan durasi waktu dan disiplin sistem sebuah perusahaan, siapapun dapat merubah dirinya dari zero to hero hanya dengan kreativitas “jeniusnya” dalam memainkan peran di dunia maya. Apakah peran itu?

Peran itu sebagai pekerja, penjual, calo atau bahkan penipu. Dunia maya menjanjikan kesuksesan tak terbatas kepada setiap individu yang kreatif, kepada mereka yang mempunyai pengetahuan dan mau berbagi baik secara gratis atau berbayar. Itulah internet sebuah trend teknologi yang menyusutkan dunia menjadi sangat kecil, dan mudah dijelajahi yang sekarang kita sebut sebagai era 3.0.

Romi Satrio Wahono dalam blognya menulis ” Globalisasi versi 3.0 dimulai tahun 2000, yang menyusutkan dunia dari ukuran kecil menjadi sangat kecil dan mendatarkan lapangan permainan. Era yang memungkinkan memberdayakan dan melibatkan individu serta kelompok kecil untuk dengan mudah menjadi global dengan sebutan “tatanan dunia datar” (flat world platform). Contoh nyatanya adalah konvergensi (penyatuan) antara komputer pribadi yang memungkinkan setiap individu dalam waktu singkat menjadi penulis materi mereka sendiri seara digital, serat optik yang memungkinkan mereka untuk mengakses lebih banyak materi materi di seluruh dunia dengan murah, serta workflow software yang memungkinkan individu-individu di seluruh dunia untuk bekerja bersama-sama mengerjakan suatu materi digital dari manapun, tanpa menghiraukan jarak antar mereka. Motor penggerak Globalisasi 3.0 adalah kekuatan baru yang ditemukan untuk bekerjasama dan bersaing secara individual dalam kancah global.”

Kerja Maya

Kerja maya sebuah trans budaya baru era 3.0 dimana setiap individu-individu mampu bekerja bersama-sama tanpa harus bertemu, tanpa harus meninggalkan rumah atau negaranya, itulah yang terjadi saat ini. Seperti yang kita ketahui Microsoft banyak mempekerjakan “orang-orang jenius” dibidang perangkat lunak diseluruh dunia tanpa harus bertemu langsung dengan karyawan-karyawannya melainkan hanya lewat jaringan internet. Begitupun dengan google, yahoo, dan perusahaan-perusahaan software raksasa lainnya.

Internet merupakan dunia kedua yang ada dan bisa dijelajahi sambil minum kopi dan lesehan, dan kita bisa menjelajahi luasnya dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduk bahkan tempat tidur. Lewat internet kita bisa berwisata apapun tanpa kena charge biaya perjalanan, visa, dan birokrasi. Lewat wisata online tersebut kita bisa mengetahui kultur, budaya, dan pasar. Untuk yang terakhir kita menyebutnya sebagai pasar online, dimana orang menjual dan membeli secara virtual dengan uang virtual atau kurs, dimana kita bisa dengan mudah memilih jenis dan membandingkan harga tanpa harus takut di cemberuti pemiliki toko, itulah yang terjadi pasar online dan tidak sedikit yang bekerja dan berhasil disana adalah orang-orang yang “nothing” di dunia yang sebenarnya (dunia nyata).

Kreatifitas maya

Setelah mengetahui bahwa dunia semakin dekat dan cepat hanya dibatasi oleh bandwith dan seberapa cepat akses interne, dan begitu banyak peluang dan pasar disana, selanjutnya apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan peluang-peluang tersebut?

Pertanyaan tersebut jawabannya hanya sederhana yaitu kreatifitas, lalu bagaimana dengan skil dan pengetahuan tenatang internet,  tentang IT? Skil merupakan salah satu modal  pendukung dari keberhasilan seseorang, tapi kunci utamanya adalah kreatifitas. Seorang yang kreatif akan memanfaatkan sekecil apapun skil yang dimilikinya untuk berkreasi.

Saya masih ingat dengan video wawancara tema programmer-enterpreneur nya pak Romi satria wahono, bahwa sudah saatnya kita membuat kreativitas maya, dan cara membuat kreativitas maya tersebut salah satunya enga aktivitas “ngeblog” atau blogging. Dan menurut pak Romi blogging merupakan sarana epektif dimana kita bisa menuangkan kreatifitas, memamerkan skil, produk dan lainnya untuk tujuan dan target tertentu. Hal tersebut yang ia lakukan ditahun-tahun pertama merintis karirnya, bagaimana ia banyak sekali menulis tentang e-learning sampai akhirnya diundang dalam banyak persentase mengenai e-learning, menjadi juri e-learning, dosen tamu dan lainnya, tentu apa yang ia tulis sesuai dengan skil dan basic graduatenya.

Memulai kreatifitas maya

Bagaimana dengan guru, apa yang bisa dilakukan untuk memulai kreatifitas maya, agar bisa memiliki pekerjaan sampingan tanpa mengganggu pekerjaanya di dunia nyata? Kembali ke topik tulisan ini kerja maya untuk guru, bahwa sebenarnya saya hanya ingin membuka perspektif guru tentang internet dan pemamanfaatannya untuk mendapatkan income tambahan dan kreatifitas. Satu hal yang selalau saya tulis dalam memotivasi rekan-rekan guru tentang internet yaitu kreativitas, buat kreativitas, tingkatkan kreativitas, dan terus berkreativitas lewat kegiatan blogging. Jika konsisten dan terus berkreativitas lewat blognya pada akhirnya income dengan sendirinya akan mengalir ke rekening pribadi. Kegiatan blogging yang menghasilkan income itulah yang saya sebut sebagai kerja maya untuk guru.

Untuk memulai kreatifitas maya:
Pertama, buatlah blog pribadi sebisa mungkin dengan nama domain namaanda.com atau namaanda.wordpress.com, hal tersebut untuk eksitensi kreatifitas anda, dimana anda menulis tentang topik pendidikan populer dan mesin pencari mengindeksnya diurutan pertama halaman pencarian,  maka nama anda tersebutlah yang tampil duluan dan itu saya sebut doktrinasi pertama agar orang mengingat nama anda. Misalkan anda menulis “trainer ict” dan google mengindeksnya dihalaman pertama, dan ketika orang mencari trainer ict untuk seminar atau workshop lewat google maka kemungkinan besar orang akan mengklik blog anda dan jika mereka yakin dengan anda kemungkinan besar anda akan diundangnya untuk menjadi pembicara di seminar tersebut.

Kedua, buatlah kontent yang dibutuhkan orang lain, atau artikel-artikel yang berguna bagi orang lain dan yang lebih penting sesuai dengan kompetensi anda. Sebab tulisan-tulisan yang dibutuhkan orang lain itulah yang akan menguatkan eksitensi anda, terlebih tulisan tersebut bermanfaat dan valid sesuai skil knowledge anda.

Ketiga, buatlah kontent yang spesifik atau istilah blogger disebut niche dan tentu banyak dicari orang, dengan kontent spesifik dan banyak dicari orang trafiknya akan bagus dan itu memungkinkan kita untuk memonetize blog (menjadikan blog sebagai mesin uang lewat iklan cpc atau ctr), hal ini saya lakukan untuk blog sederhana saya yang berisi soal-soal ulangan sekolah., dari blog sederhana tersebut saya bisa mendapatkan recehan dollar dari iklan google.

Keempat, buat produk yang bisa dijual dan dibutuhkan orang lain. Seorang guru profesional pasti menghasilkan banyak produk yang bisa dijual, misalnya saja panduan pembuatan karya ilmiah /PTK, panduan pembuatan rpp, panduan pembuatan e-learning, panduan display kelas, tips mengajar profesional dan sebagainya. Hal tersebut seperti yang saya lakukan dengan membuat “modul tik untuk sd kelas 3,4,5 dan 6” yang saya tawarkan di beberapa posting dan page blog ini, hasilnya lumayan, banyak sekolah yang memesan modul komputer untuk sd tersebut, kalau dalam seminggu minimal 2 orang saja yang pesan modul tersebut dikalikan 150.000 dalam sebulan sudah berapa? penghasilan tersebut sudah melebihi gaji guru honorer bukan?

7 Responses to “Kerja Maya Untuk Guru”

  1. Terima kasih Pak Tenjo, semakin bersemangat ngeblog nih…

  2. oke bos, terus bangun kreativitas maya anda…dan buktikan apa yang saya tulis ini!

  3. ajarin dong pak tenjo, cara bikin bolognya gimana, maklum baru kenal tekhnologi niiih… mohon bantuannya ya pak ..

  4. Oke bu meliana, di blog ini juga sebenarnya sudah saya buat artikel panduan membuat blog. kalau mau bantuan secara personal, monggi via email atau kontak saya.

Trackbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: