Selamat hari raya idul fitri 1433 H

Sekalipun telat satu hari tetapi tidak apalah daripada tidak mengucapkan sama sekali. 1 syawal adalah hari pertama hitungan baru dalam perjalan hidup kita setelah sebulan lamanya kita di charge dalam spirit ramadhan. Kita kembali menjadi manusia-manusia baru, dalam satu ayat kita diumpamakan seperti bayi yang baru dilahirkan, polos tanpa dosa. Tentu titel sebagai manusia-manusia baru tersebut hanya diperoleh orang-orang yang bnar-benar beriman, orang-orang yang ikhlas menjalankan puasa dengan benar dan mengaflikasikannya dalam kehidupan berikutnya pasca ramadhan.

Renungan

Jika selama ramadhan kita begitu bersemangat untuk melakukan kegiatan-kegiatan ibadah secara berjamaah, apakah setelahnya kita masih mampu melakukannya? Jika selama ramadhan kita rela bangun malam untuk tadarus dan qyamulail, apakah setelah ramadhan kita sanggup melakukannya? Jika selama ramadhan shap di masjid penuh terisi, apakah setelah ramadhan shap itu masih penuh? Jika selama ramadhan kita senang ke masjid, apakah setelah ramadhan kita kembali ke masjid? Apakah setelah ramadhan kita tetap tadarus, tahmid, dzikir, menjaga pandangan, menahan hawa nafsu, memelihara ibadah sunah, dan sejuta kebaikan lainnya?

Jika kita sanggup melakukannya, maka kita layak disebut manusia baru yang meraih kemenangan di hari nan fitri kemarin.
Selamat hari raya idul fitri 1433 h, mohon maaf lahir dan batin!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: