Seperti apakah guru TIK yang profesional?

Guru komputer, tidak berbeda dengan guru bidang studi lainnya. Hanya media pembelajaran saja yang mungkin sedikit berbeda dengan guru bidang studi lainnya. Namun secara keseluruhan guru komputer juga adalah guru pada umumnya, memiliki tanggung jawab yang sama terhadap peran, profesi, siswa dan institusi. Setiap guru tentu memiliki integritas terhadap profesionalitas peran yang diembannya.

Begitupun dengan guru komputer, sepantasnyalah memiliki integritas tinggi terhadap profesionalitas perannya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pendidikan siswa  dalam memperoleh literasi pengetahuan dan kemampuan (skill) dibidang komputer sesuai dengan kurikulum dan target pembelajaran yang maksimal. Tentu, untuk memiliki integritasi tinggi terhadap profesi dan menuntaskan seluruh tanggung jawabnya secara maksimal haruslah didukung oleh hal-hal lainnya.

Diantaranya sarana yang lengkap, dukungan yang sesuai dari top manajemen sekolah, pendidikan yang sesuai baik formal maupun non formal, pengalaman, dan tentu loyalitas.

Seorang guru komputer bukanlah apa-apa jika tidak didukung oleh sarana yang lengkap ( Lab. Komputer dan seluruh komponen standar yang dibutuhkan ), dukungan yang sesuai dari top manajemen yaitu diberikannya keleluasaan dalam berinovasi ( didalamnya mencakup keleluasaan memperoleh biaya), pendidikan yang sesuai artinya pendidikan yang memang benar-benar sesuai dengan bidang yang diajarkannya ( sarjana pendidikan ilmu komputer, atau sarjana komputer adalah pilihan terpenting).

Pengalaman sangatlah mendukung seseorang dalam perjalanannya menuju profesional (memiliki banyak pengalaman mengajar pada mata pelajaran tik dan proyek skill pendidikannya diberbagai institusi pendidikan akan memudahkan seseorang dalam mencapai target-target pembelajaran dan inovasi-inovasi baru yang ingin dikembangkan), dan loyalitas adalah bentuk integritas yang tidak bisa dibayar dengan besaran nilai rupiah ( orang yang mempunyai loyalitas tinggi terhadap profesi dan institusinya tidak akan kehabisan energi untuk melakukan pekerjaannya, dia akan terus bergerak mencapai target-target yang direncanakannya).

Lupakan gelimang rupiah

Jika ingin profesioanal, lupakan dulu impian-impian terindah yang selalu disimpan dalam angan dan keinginan. Biarkan pekerjaan menjadi guru adalah pengabdian sosial yang tidak pamrih. Guru komputer juga haruslah melupakan impian-impian tersebut, dan harus merelakan skill dan kemampuan akademisnya ditumpahkan kedalam bentuk pengabdian sosial tanpa pamrih, jika tidak , bersiaplah untuk selalu mengeluh dan itu akan menurunkan semangat kerja. Jika semangat kerja sudah luluh lantaran seringnya mengeluh maka omong kosong berbicara profesionalitas.

Berpikir memperoleh pendapatan yang maksimal dari pekerjaan menjadi seorang guru komputer adalah hambatan terbesar seseorang dalam menjalani pekerjaannya sebagai seorang guru, karena seluruh energinya akan habis hanya untuk menhitung kerugian-kerugian dari apa yang -menurutnya- tidak adil, tidak layak, tidak pantas, tidak mencukupi, dan tidak bakal kaya.

Yakinlah, gelimang rupiah adalah bagian dari takdir baik seseorang ( mudah-mudahan diri kita). Perhatikan kata-kata baik tersebut, gelimang rupiah adalah bagian dari takdir baik seseorang. Perhatikan dan telaah dengan seksama kata-kata tersebut, lalu lihatlah apa yang dilakukan orang-orang yang mempunyai takdir baik tersebut, bagaimana ia memperoleh gelimang rupiah tersebut?

Mereka kebanyakan adalah profesional, yang loyalitasnya sudah teruji. Lihatlah guru yang mempunyai kebebasan finansial kebanyakan memperoleh pundi-pundi hartanya bukan dari profesinya sebagai guru, bukan dari tunjangan profesi, bukan dari tunjangan sertifikasi, bukan pula dari belas kasihan orang tua siswa, tapi dari sistem bisnisnya yang dibangun sendiri.

Maka jika guru komputer ingin mewujudkan kebebasan finansialnya, mulailah membangun sistem bisnis sendiri. Bukan mengeluh. Bagaimana membuat sistem bisnis sendiri bagi guru komputer Insa Allah akan coba penulis tulis pada artikel berikutnya.

Mulailah dari sekarang untuk profesional

Mulailah dari sekarang lalui hari-hari anda sebagai guru TIK yang bertanggung jawab, dan loyal terhadap pekerjaan sebagai Guru TIK, maka kerjan hal-hal berikut:

  • Tertib administrasi. Buat seluruh perencanaan mengajar kita dalam bentuk administrasi yang baku, yang rapi, dan sesuia dengan kurikulum. Administrasi tersebut mulai  dari silabus, prota, prosem, kkm, rpp, dan kelengkapan-kelengkapan lainnya. Jangan acuhkan administrasi guru, sebab mulai dari situ penilaian profesionalitas kita dilihat. Jika tidak paham, maka ikuti seluruh forum guru yang membahas segala kelengkapan administrasi guru.
  • Perluas pengetahuan kita terhadap perkembangan teknologi informasi terkini. Pengetahuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi kita dalam merencanakan target-target tertentu yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. Pengetahuan tersebut diantaranya pengetahuan akan perkembangan sistem yang digunakan dalam mendukung KBM, software-software yang populer yang biasa digunakan untuk KBM, pengetahuan hardwere terkini, jaringan komputer, dan aflikasi-aflikasi lainya yang pantas dan bisa diajarkan kepada siswa jika memungkinkan dan sesuai dengan kurikulum.
  • Perluas pengetahuan untuk pengelolaan Lab. Komputer. Pengetahuan tersebut berupa informasi yang memadai prihal perkembangan tata kelola Lab. Komputer. Informasi-informasi tersebut bisa diperoleh dari mana saja, internet, forum online atau offline, kuliah umum, workshop, kursus singkat, atau pertemuan gugus sesama guru TIK.
  • Perluas jaringan. Sebagai guru TIK saat ini semestinya semakin kreatif, salah satunya dengan membangun jaringan dengan seluruh komponen pendidikan yang dianggap penting dan menguntungkan untuk perkembangan KBM dan institusi. Dengan banyaknya jaringan yang dibangun memungkinkan kita untuk berkembang secara positif, berkembang secara generik (alami) sebab kita akan memperoleh banyak relasi dan tidak menutup kemungkinan dari relasi-relasi itulah gelimang rupiah itu datang.
  • Kreatif dan inovatif. Jangan berhenti menciptakan atau memulai hal baru untuk perkembangan proses pembelajaran yang menarik. Membuat media-media pembelajaran dari pengetahuan kita terhadap aflikasi dan pemrograman memungkinkan kita untuk menciptkan kreasi-kreasi baru yang bisa digunakan untuk dunia pendidikan. Kreatif bukan selalu hal luar biasa, bisa saja kreatif tersebut hanyalah dari hal-hal biasa saja, seperti membuat LKS interaktif / multimedia, buku panduan belajar menarik, modul, dan produk sederhana dan biasa lainnya yang sebenarnya itu adalah produk yang bisa dihasilkan hanya dari orang-orang kreatif saja.
  • Terus belajar. Pepatah belajar tanpa henti adalah pembenaran untuk kita dalam memperoleh banyak pengetahuan dan ilmu. Jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang telah kita peroleh, tapi belajar kepada orang yang lebih mengerti / profesional adalah pilihan bijak untuk kita lakukan.

Demikianlah artikel singkat yang sebetulnya ini adalah curhat penulis sebagai seorang guru TIK. Mudah-mudahan artikel ini dapat memberikan pencerhan untuk rekan-rekan guru yang selama ini selalu mengeluh, dan kurang semangat dalam melakukan kegiatan belajar / mengajar. Percayalah jika kita iklas, yang membayar kita adalah Allah SWT dia yang akan menggerakan tangan-tangan lainnya untuk menjadi perantara kita menuju sejahtera.

Baca juga artikel-artikel lainnya yang mungkin bermanfaat untuk pembaca semuanya:

Pentingnya modul untuk mengajar TIK

Hati-hati prestasi anak menurun gara-gara internet

One Comment to “Seperti apakah guru TIK yang profesional?”

  1. thanx atas pencerahannya…. moga lebih dapat memaknai arti sebagai guru profesional….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: