Google anomali……

Google saat ini merupakan mesin pencari paling populer, yang jauh lebih banyak dikenal dan lebih banyak di pergunakan di banding mesin pencari lainnya. dalam analitik situs alexa.com google merupakan mesin pencari paling populer.

Sebagai “end user” tentunya kita merasakan manpaat dari keberadaan google tersebut. dengan google nyaris semua informasi yangkita butuhkan bisa kita dapatkan dengan hanya menelusurinya dengan kata kunci. bukan cuma itu google pun begitu ramah menyediakan fasilitas-fasilitas termutakhirnya yang hampir semuanya dapat kita gunakan secara cuma-cuma, seperti google dokumen, google kalender, dan lainnya yang hampir setiap tahunnya selalu ada rilis terbaru dari teknologi mutakhirnya.

Namun dibalik keramahan google, menjadi sesuatu yang anomali ketika kita ternyata belakangan ini terkadang begitu sulitnya mencari sebuah informasi yang benar-benar akurat, atau minimal sesuai dengan kata kunci yang kita tuliskan. sebagai contoh;

Kita membutuhkan informasi tentang Kumpulan soal-soal pada mata pelajaran matematika untuk kelas 5 sekolah dasar, tentu yang pertama kita tuliskan sebagai kata kunci adalah ” kumpulan soal matematika” setelah kita tekan enter, maka yang muncul adalah semua yang berhubungan dengan kata kunci tersebut, maka yang kita peroleh adalah semua hal yang berkaitan dengan kumpulan soal baik sd, smp, maupun sma dan seterusnya.

Tentu kita akan mengubah kata kunci pencarian tersebut dengan yang lebih berbahasa manusia seperti; “kumpulan soal matematika kelas 5 sd” dengan kata kunci tersebut informasi yang kita peroleh lebih spesifik seputar hal-hal yang berkaitan dengan kumpulan soal kelas 5 SD, pada mata pelajaran matematika tentunya.

Sampai langkah ini informasi yang kita peroleh masih normal, artinya semua hal yang berhubungan dengan kata kunci berhasil kita peroleh, dengan puluhan bahkan ratusan alamat situs yang bertemakan “kumpulan soal matematika kelas 5 SD” tertera dihadapan kita.

Persoalannya baru kita rasakan setelah kita mulai mengklik satu alamat situs yang tadinya kita anggap paling meyakinkan. apa yang kita harapkan untuk mendapatkan informasi yang benar sesuai kata kunci tersebut, ternyata hasilnya sangat mengecewakan. apa yang kita cari, dan apa yang kita dapatkan sangatlah tidak sesuai. situs yang kita klik ternyata kontennya bertolak belakang dengan kata kunci.terkadang yang kita dapatkan hanya iklan-iklan seputar bisnis internet yang kadang menyebalkan. kita seolah dijebak untuk mengklik iklan-iklan tersebut.

Pada tahap selanjutnya, tentu kita akan kembali ke Google untuk memilih salah satu situs yang mengusung tema yang sama dengan kata kunci kita. dua situs, tiga situs, empat situs dan mungkin sampai beberapa belas situs coba kita klik dengan harapan mendapat informasi paling sesuai.

Setelah beberapa situs tentunya kita akan mengubah kata kunci, mencoba satu kata kunci dan kata kunci berikutnya untuk mendapatkan informasi yang sama dengan pilihan kata kunci pertama. tapi sampai langkah ini ternyata situs yang berhasil di querykan oleh Google masih sama dengan situs yang kita peroleh dengan kata kunci pertama.

Sampai pada tahap ini, setelah kita mencoba beberapa kata kunci dan mengubahnya, dari situs ke situs berikutnya yang direferensikan Google, tentunya kita akan merasakan apa yang disebut ” jengkel”,”sebal” dan kata-kata yang diasumsikan antagonis lainnya.

Apa yang anda pikirkan tentang Google, setelah mngalami ketidak validan informasi yang disuguhkan Google?

Sepintas kita berpikir Google anomali, pengecualian yang fatal. sepintas kita berpikir Google sampah, Google sudah tidak akuat dan seterusnya. namun pada akhirnya kita tahu, bahwa google bekerja sesuai dengan query yang tersesuai dari situs-situs yang menerbitkan konten dengan kata kunci yang sama yang dicari oleh pengguna google ketika mencari sebuah informasi.

Dan sampai tahap ini kita tidak akan menyalahkan Google. namun tetap saja kita akan mengatakannya anomali, ketika kita merasa terpedayakan oleh Google saat informasi yang kita butuhkan tidak kita temukan lantaran situs-situs yang berhasil terquerykan oleh Google anyalah situs-situs yang smpah. situs-situs yang cuma berharap klik dan trafik tinggi untuk tujuan kaya lewat internet dan sebagainya.

Tentu yang kita salahkan sekarang adalah si empunya situs baik blog maupun website dengan domain berbayar yang tega-teganya memberikan konten tak berguna kepada pembacanya, yang munmgkin diantaranya sangat membutuhkan informasi yang tepat.

Seperti pada tulisan sebelumnya, belakangan ini banyak sekali orang yang membuat Blog atau website hanya lantaran teriming-imingi raupan dolar atau rupiah dari aktivitas ngeblognya tanpa mempedulikan kualitas atau konten yang di buatnya. banyak sekali kecurangan yang yang dilakukan bloger tamak ini seperti copy-paste, atau cuma memasang iklan referal dan afiliasi untuk kemudian menjebak pembacanya dengan kata kunci-kata kunci yang sepintas terlihat ilmiah, menarik dan valid.

Kesimpulan

Pada akhirnya Google tetaplah situs pencari yang populer dan keakurasiannya masih tetap pada rangking tertinggi. ketidak validan data atau informasi yang kita peroleh bukanlah kesalah Google, karena pada dasarnya Google dirancang untuk bekerja sesuai dengan kata kunci dari Query-query situs kesitus yang sesuai dengan kata kunci yang dituliskan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: